Wamenag RI Buka Pemilihan Duta QASIDAH tingkat Nasional XXIV 2019 di Ambon

Maluku, Bedahnusantara.com: Pemilihan Duta QASIDAH tingkat Nasional XXIV Tahun 2019 yang diikuti oleh para peserta dari Seluruh Indonesia dan di gelar pada Lapangan Tahapary, Tantui, Ambon. Pemilihan Duta QASIDAH tingkat Nasional XXIV akan berlangsung dari 25-30 November 2019.

wamenang RI
Wamenag RI Buka Pemilihan Duta QASIDAH
Tingkat Nasional XXIV 2019 di Ambon



Dalam sambutannya Wakil Menteri Agama RI, KH. Zainut Tauhid menjelaskan seni adalah ekspresi rohaniah, yang mengandung dan mengungkapkan nilai-nilai keindahan lewat syair, nyanyian, musik, tarian, lukisan atau pahatan.

“Seni adalah keindahan yang dapat tampil dalam beragam bentuk dan cara. “apapun bentuknya, selama arahnya mengantarkan manusia kepada nilai-nilai yang luhur dan mulia itu adalah suatu hal yang sangat dianjurkan,”jelasnya.

Zainut menambahkan, islam menerima segala ekspresi keindahan selama itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan serta kemanusiaan, yakni nilai-nilai universal dan lokal yang dapat diterima oleh masyarakat Indonesia.

Setiap karya, karsa dan rasa terhadap QASIDAH, mengantarkan umat kepada peningkatan iman serta nilai kemanusiaan. Karena ibadah, bukan hanya tentang berdoa, seni musik QASIDAH ini juga merupakan perwujudan ibadah.

Dia berharap, kiranya musik dapat menjadi pengikat bagi rakyat Indonesia untuk menjaga indentitasnya sebagai masyarakat tanah air yang kaya akan keberagaman, baik suku, agama, adat, bahasa dan budaya.

Identitas kebudayaan yang menjadikan Indonesia bisa dibangun. melalui musik yang dapat diterjemahkan dalam bahasa agama harusnya menjadi relevan dan tidak pernah ada kata usang, karena musik merupakan anugerah terindah dari Tuhan.

“Kiranya QASIDAH juga dapat mengikuti perkembangan jaman. Nilai-nilai seni QASIDAH harus tetap dipertahankan melalui kolaborasi dengan alat-alat musik modern tanpa menghilangkan tradisi,” Sembari berharap.

Tak lupa Wamenag berpesan kepada para kontingen, agar tidak hanya menjadikan Lomba QASIDAH ini sebagai ajang berkompetisi melainkan menjadikan ajang ini sebagai arena silaturahim untuk mengekspresikan nilai-nilai seni QASIDAH yang penuh dengan berkah, sehingga kecintaan terhadap nilai-nilai seni QASIDAH semakin tercermin dalam perilaku kesantunan dan etika setiap peserta lomba.

“Dalam lomba ada dua kemungkinan, menjadi juara atau pemenang.
Meski tidak juara, jadilah pemenang yang dapat merebut hati masyarakat lewat penampilan yang menghibur hati masyarakat,” tutup Wamenag RI, KH. Zainut Tauhid saat membuka kegiatan Pemilihan Duta QASIDAH tingkat Nasional XXIV.(BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan