Wali Kota Ambon Hadiri Persidangan Jemaat GPM Bukit Zaitun ke-24

IMG 20260126 WA0000

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menghadiri Persidangan Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Bukit Zaitun ke-24 yang berlangsung pada Minggu (25/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, sambutan Wali Kota Ambon dibacakan oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Alex Hursepuny.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Alex Hursepuny, disampaikan apresiasi atas peran strategis persidangan jemaat sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat jemaat. Persidangan jemaat dinilai menjadi ruang penting bagi gereja untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta perencanaan pelayanan secara bersama-sama.

Melalui persidangan ini, arah pelayanan jemaat ditentukan, baik dalam aspek pembinaan iman, penguatan tata kelola organisasi gereja, maupun peran gereja di tengah kehidupan bermasyarakat. Gereja diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial dan membangun kehidupan bersama yang berlandaskan nilai-nilai iman.

Persidangan Jemaat GPM Bukit Zaitun ke-24 mengangkat tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” yang berlandaskan firman Tuhan dalam 1 Petrus 5:10. Tema tersebut mengingatkan bahwa seluruh perjalanan pelayanan gereja tidak terlepas dari anugerah Allah yang memampukan, meneguhkan, dan memulihkan umat-Nya.

“Tema ini menjadi ajakan bagi gereja untuk terus mempersiapkan diri, baik secara rohani, organisatoris, maupun sosial, dalam menyongsong satu abad Gereja Protestan Maluku,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut ditegaskan, pelayanan gereja harus dilandasi oleh kasih, ketekunan, dan kesetiaan sebagaimana semangat “Layanilah umat dengan tekun sesuai kasih Allah.” Pelayanan bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan iman yang diwujudkan melalui kepedulian, kehadiran nyata, serta tanggung jawab terhadap kebutuhan umat dan lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari masyarakat Kota Ambon, Jemaat GPM Bukit Zaitun dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan bergereja yang berdampak luas secara sosial. Gereja tidak hanya menjadi tempat peribadahan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, nilai kebersamaan, serta kepedulian terhadap sesama dan ciptaan Tuhan.

Dalam sambutan tersebut, Wali Kota Ambon juga menyoroti isu pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Ditegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk jemaat gereja.

“Pemerintah Kota Ambon terus mendorong gerakan sadar sampah. Jemaat GPM Bukit Zaitun diharapkan dapat menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari rumah, lingkungan jemaat, hingga ruang-ruang publik,” ujar Alex Hursepuny saat membacakan sambutan Wali Kota.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menaati jam buang sampah yang telah ditetapkan serta membuang sampah pada tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kota Ambon, sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Menutup sambutan Wali Kota, disampaikan harapan agar Persidangan Jemaat GPM Bukit Zaitun ke-24 dapat berlangsung dengan baik, penuh hikmat, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang membangun, meneguhkan pelayanan gereja, dan membawa berkat bagi jemaat serta masyarakat luas. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan