Jelang Iduladha dan Libur Panjang, Pertamina Tambah Penyaluran 450 Ribu Liter Minyak Tanah di Maluku

IMG 1504
Screenshot

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha dan libur panjang akhir pekan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap aman. Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi, khususnya minyak tanah, Pertamina melakukan tambahan penyaluran (extra dropping) sebanyak 450 ribu liter di wilayah Papua dan Maluku.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, mengatakan tambahan penyaluran minyak tanah tersebut telah dikoordinasikan bersama pemerintah daerah guna memastikan kebutuhan masyarakat selama momentum Iduladha dapat terpenuhi.

“Tambahan penyaluran minyak tanah sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah setempat untuk memastikan tambahan minyak tanah subsidi ini mencukupi peningkatan konsumsi masyarakat di beberapa lokasi terutama wilayah yang merayakan Iduladha,” ujar Bramantyo.

Dari total tambahan 450 ribu liter yang disalurkan, Provinsi Maluku mendapat alokasi terbesar yakni 370 ribu liter, sementara Provinsi Papua Barat Daya memperoleh tambahan 80 ribu liter. Penyaluran tambahan tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak 23 hingga 24 Mei 2026 dan akan terus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di lapangan menjelang hari raya maupun libur panjang.

Pertamina menegaskan seluruh penjualan minyak tanah tambahan dilakukan melalui pangkalan resmi dan dipastikan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Selain memastikan ketersediaan minyak tanah, Pertamina Patra Niaga juga menjamin pasokan LPG dan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua dan Maluku tetap aman. Hingga Selasa (26/5), stok LPG yang disuplai dari Integrated Terminal (IT) Wayame Ambon dan IT Jayapura tercatat mencapai sekitar 2.000 metrik ton, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan LPG non-subsidi hingga dua bulan ke depan.

Untuk BBM, stok Solar dan Dexlite tersedia sekitar 84 juta liter atau setara ketahanan 14 hari, Pertalite sebanyak 28,4 juta liter dengan ketahanan stok 17 hari, Pertamax mencapai 32 juta liter yang cukup untuk 42 hari, sementara Avtur dan minyak tanah tersedia sekitar 40 juta liter atau setara ketahanan stok selama 23 hari.

Bramantyo menjelaskan angka ketahanan stok tersebut bersifat dinamis karena pasokan BBM dan LPG terus diperbarui secara berkala melalui kapal suplai yang datang setiap tiga hingga empat hari sesuai jadwal distribusi.

Ia menambahkan, selama masa Iduladha dan libur panjang, Pertamina menyiagakan seluruh tim operasional untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kebutuhan energi masyarakat. Jika diperlukan, penyaluran tambahan juga dapat dilakukan di luar jam operasional reguler.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap membeli BBM, LPG, dan minyak tanah sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan