Usmany Soroti Pentingnya Pendataan Anak Jalanan di Kota Ambon

IMG 20260223 WA0053 scaled

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com. Anggota DPRD Kota Ambon, Jacob Usmany, menegaskan pentingnya langkah awal berupa pendataan menyeluruh terhadap anak-anak yang masih berada dan beraktivitas di luar rumah, khususnya di sejumlah titik dalam wilayah Kota Ambon.

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai di ruang rapat komisi I DPRD Kota Ambon, Selasa (24/2/2026). Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah melakukan inventarisasi atau pendataan secara akurat terkait jumlah anak jalanan maupun anak-anak yang rentan secara sosial di Kota Ambon.

“Langkah pertama itu kita harus punya data yang jelas. Berapa sebenarnya jumlah anak-anak yang masih berada di jalanan di dalam Kota Ambon? Tanpa data yang pasti, kita sulit mengambil kebijakan yang tepat,” ujar Usmany.

Ia menjelaskan, pendataan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan dinas terkait, terutama Dinas Sosial. Pendekatan dinamis sosial, kata dia, menjadi hal penting agar pemerintah bisa mengetahui latar belakang keberadaan anak-anak tersebut di jalan, apakah karena faktor ekonomi, keluarga, atau sebab lainnya.

Menurutnya, kondisi di Ambon tentu berbeda dengan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, maupun Surabaya, yang memiliki jumlah anak jalanan relatif lebih banyak. Namun demikian, bukan berarti persoalan ini bisa dianggap kecil.

“Kita memang bukan kota metropolitan seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Tetapi tetap saja, berapa pun jumlahnya, ini harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai kita tidak tahu persis berapa jumlahnya dan di titik mana saja mereka biasa beraktivitas,” tegasnya.

Usmany menambahkan, pendataan perlu dilakukan pada waktu-waktu tertentu, baik siang maupun malam hari, karena keberadaan anak-anak di jalanan bisa berbeda tergantung waktu dan situasi, termasuk setelah hari raya atau momen-momen tertentu.

Ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan rumah singgah sebagai salah satu solusi jangka panjang. Namun, sebelum itu, pemerintah harus memiliki data valid agar program yang dijalankan tepat sasaran.

“Kalau kita bicara rumah singgah, tentu itu solusi. Tapi kita harus tahu dulu jumlah pastinya berapa, latar belakang mereka apa, dan bagaimana kondisi keluarga mereka. Dari situ baru kita bisa rumuskan kebijakan yang komprehensif,” jelasnya.

Sebagai anggota DPRD, Usmany berharap dinas teknis segera melakukan langkah konkret berupa pendataan dan pemetaan sosial, sehingga persoalan anak jalanan di Kota Ambon dapat ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, komisi terkait di DPRD akan terus mendorong pemerintah kota untuk serius menangani persoalan ini demi masa depan anak-anak dan ketertiban sosial di Kota Ambon. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan