![]() |
| Dinas Kependudukan Kota Ambon |
Ambon, Bedahnusantara.com: Untuk mengantisipasi adanya data kependudukan yang tidak jelas, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Ambon lakukan pencucian data penduduk.
Akui Plt Kepala Dukcapil Kota Ambon Selly Haurissa kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (4/1).
Akibat pencucian data pihak Dukcapil Kota Ambon tidak dapat melakukan input data kependudukan bahkan, lanjut dia, pelayanan terhadap masyarakat dihentikan sementara.
“Beberapa hari lalu, kita tidak lakukan pelayanan karena, sementara melakukan pencucian data kependudukan,”paparnya.
Pencucian data penduduk terang dia, dilakukan secara nasional, bukan saja di Kota Ambon.
“Semua wilayah di Indonesia dilakukan pencucian data dimana, pencucian data dilakukan pada setiap semester,”ujarnya.
Dia mengatakan, pencucian data yang dilakukan Dukcapil Kota Ambon menggingat, adanya data penduduk dobel, marga yang salah, bahkan alamat yang salah.
“Kadang dalam pembuatan KTP ada nama, alamat dan tempat tanggal lahir yang salah makanya, kita lakukan pembersihan agar, data sama dengan data yang ada di pusat,” ungkapnya.
Dia mengakui, saat ini pihaknya dapat mengetahui hasil data yang telah dicuci tersebut.
“KIta masih menunggu data kasih data bersih, kita tidak bisa tahu, data keluar secara online,”tandasnya (BN-02)






