Ambon, Bedahnusantara.com – Tingginya Curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, sejak Selasa pagi (22/07/2025) pukul 10.30WIT bertempat di RT 03/RW 02 Dusun Soa wakan wainener, Negeri Amahusu Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon lumpuh total akibat pohon tumbang.
Jalur vital yang menghubungkan kawasan Latuhalat, Silale, Airlow, hingga Seri ke pusat Kota Ambon tidak dapat dilalui kendaraan akibat pohon tumbang dan longsor yang menutup badan jalan.
Berdasarkan informasi dari saksi mata ibu Alfonsina Latuprissa mengatakan, sekitar pukul 10.30 WIT mendengarkan patahan pada pohon bambu berukuran besar tepat di kawasan Dusun Wainener. Insiden tersebut tidak hanya menutupi badan jalan, tetapi juga menimpa kabel listrik dan telpon yang melintas di sekitar lokasi.
“Mendengar patahan dari pohon bambu saya segera masuk dan memberitahukan keluarga mengamankan diri. Akibatnya, akses lalu lintas di kawasan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki, sementara kendaraan roda empat terpaksa berhenti total,” jelasnya.
Lanjutnya, longsor dan pohon tumbang juga terjadi di tempat cuci mobil yang tak jauh dari rumah ibu Alfonsina.
“Kondisi semakin mengkhawatirkan karena sebuah rumah milik warga yang berada di bantaran dekat lokasi tumbangnya pohon turut terancam roboh. Rumah tersebut berdiri tidak jauh dari rumpun bambu besar yang juga ikut tumbang bersamaan dengan pohon besar lainnya,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama Ny Widya Sapuri berusia 35 tahun mengakui sekitar pukul 10.40 WIT beliau berada dalam rumah karena curah hujan yang begitu tinggi.
“Sekitar pukul 10.40 WIT Itu kondisi hujannya sangat kuat namun saya mencium bau lumpur setelah saya keluar rumah saya melihat pohon bambu sudah tumbang bersama material longsor dan menimpa dapur melihat hal itu saya pergi meminta bantuan tidak berselang beberapa menit Pohon mangga di depan rumah saya itu tumbang menutup akses ruas jalan utama,” tuturnya.
Lanjutnya, Tumbangnya pohon dan rumpun bambu menyebabkan akses jalan dari dan menuju kawasan Nusaniwe lumpuh total selama beberapa jam. Selain mengganggu mobilitas warga, insiden ini juga memicu kekhawatiran akan bahaya korsleting listrik akibat kabel yang tertimpa.
“Berselang satu jam, tim dari PLN bersama dengan Pemadam Kebakaran Kota Ambon tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan kabel dan pohon tumbang. Proses pembersihan berlangsung dengan hati-hati mengingat kabel listrik yang masih terhubung dan kondisi tanah yang licin akibat hujan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses normalisasi akses jalan masih berlangsung, dan warga diimbau untuk tetap berhati-hati serta menghindari jalur terdampak hingga kondisi benar-benar aman.
Pemerintah Kota Ambon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diharapkan segera turun tangan guna menangani dampak lebih lanjut dan melakukan pendataan terhadap potensi risiko lanjutan di daerah rawan longsor dan pohon tumbang.( BN Grace)






