Tiga Korban Tertimpa Pohon Tumbang Dirawat di RS Leimena, Pemkot Ambon Tanggung Biaya Pengobatan

bf92f893 6a09 4635 aad2 802cac3c6b77

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Dampak cuaca ekstrem yang melanda Kota Ambon pada Selasa (28/4/2026) kembali menimbulkan korban. Dinas Kesehatan Kota Ambon mengonfirmasi adanya tiga warga yang mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon tumbang di sejumlah titik saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Stefanus Norimarna, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan kejadian, tim medis langsung bergerak cepat untuk memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum akhirnya merujuk para korban ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

“Benar, terdapat tiga korban akibat pohon tumbang. Saat ini semuanya sudah dirujuk ke RS Leimena untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujar Norimarna saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi para korban saat ini masih dalam pengawasan tenaga medis, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan tingkat cedera yang dialami. Meski tidak merinci secara detail kondisi masing-masing korban, pihaknya memastikan bahwa seluruh pasien mendapatkan pelayanan maksimal dari tim kesehatan.

Menurut Norimarna, kejadian ini menjadi salah satu dampak langsung dari intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah pohon tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya tumbang dan menimpa warga yang berada di sekitarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah cepat dengan menjamin seluruh biaya pengobatan korban. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam situasi bencana.

“Karena kejadian ini merupakan bagian dari bencana alam, maka seluruh biaya perawatan korban menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Ambon. Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait pembiayaan,” tegasnya.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat yang tidak dapat diprediksi. Selain itu, koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak rumah sakit serta instansi terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Ambon juga terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan deras dan angin kencang berlangsung.

Norimarna juga mengingatkan warga agar menghindari berteduh di bawah pohon besar maupun berada di area yang rawan terjadi longsor dan banjir. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau agar warga tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat agar dapat segera ditangani,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan bencana di Kota Ambon, guna meminimalisir risiko serta memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang berpotensi membahayakan masyarakat. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan