Ambon, Bedahnusantara.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F. F. Tasso, M.Si, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas satuan pendidikan dalam memahami penggunaan aplikasi Cortex dan penerapan tata kelola dana BOS secara akuntabel dan transparan.
Hal tersebut disampaikan Tasso saat membuka kegiatan pembinaan dan sosialisasi yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Ambon, Selasa (7/10/2025).
“Kegiatan ini kita lakukan agar sekolah-sekolah memahami secara menyeluruh mekanisme baru dalam pengelolaan pajak melalui aplikasi Cortex. Kita tahu, aplikasi ini masih baru, dan bahkan di tingkat kementerian serta lembaga pun masih menghadapi tantangan dalam penerapannya,” jelas Tasso.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sebagai narasumber utama yang memaparkan teknis penerapan sistem pajak digital di lingkungan pendidikan.
Selain itu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga dilibatkan sebagai instansi pembina dalam pengawasan dan penjaminan mutu pengelolaan keuangan sekolah, khususnya dana BOS.
“BPKP hadir untuk memastikan agar pengelolaan dana BOS di sekolah benar-benar dilakukan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi,” lanjut Tasso.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kerja sama dengan Inspektorat Kota Ambon, melalui kegiatan “Jaga Sekolah” yang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan langsung ke sekolah-sekolah dasar di minggu berikutnya.
“Hari ini kita berikan materi dan pendampingan teknis, dan minggu depan Inspektorat akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan penerapan sistem pengelolaan dana BOS berjalan baik,” ujar Tasso.
Tasso berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis pengelolaan pajak dan keuangan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran seluruh kepala sekolah dan bendahara BOS untuk lebih disiplin dalam pelaporan dan penggunaan anggaran.
“Dengan pemahaman yang baik, kita bisa menghindari kesalahan administrasi, memperkuat akuntabilitas, dan memastikan dana BOS benar-benar digunakan untuk kepentingan peserta didik,” tutupnya. (BN Grace)





