![]() |
| Benny Kainama |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Dinas Pendidikan Kota Ambon menargetkan tahun 2020 seluruh SD di Kota Ambon menerapkan kurikulum 2013.
Akui Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Beny Kainama kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (7/6).
Menurut dia, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada SD yang belum menerapkan K13, karena dari 195 SD di Kota Ambon hanya 99 SD yang telah melaksanakan K13.
“Saat ini sudah 50 persen SD yang telah melaksanakan K13, sementara SD yang lain masih dalam sosialisasi,”akuinya.
Dia mengatakan, pelaksanaan K13 sangat positif, karena kurikulum yang ditawarkan K13 sangat baik untuk mendorong kecerdasan kemandirian dan kemampuan siswa, karena dalam K13, siswa menjadi sentral pembelajaran sehingga penilaian dilihat dari kompetensi, sikap, kognitif dan keterampilan.
“K13 lebih fokus pada metodologi, kemudian evaluasi pendekatan scientific, termatik sehingga, mata perlajaran menjadi satu rumpun sesuai dengan perkembangan siswa kemudian evaluasinya cuma pengetahuan tetapi, sikap dan skil sehingga siswa bisa berhasil bukan semata-mata karena, ilmu yang diterima tapi, integritas dan karakter,” terangnya.
Dia mengakui, implementasi K13 di sekolah-sekolah mengajarkan para siswa untuk mencintasi sekolah bahkan, siswa dapat hidup sosial bergaul dengan semua masyarakat.
“Yang perlu dikembangkan karakter sekaranag cocok dengan harmonisasi, karena itu Mendikbud meminta agar, sekolah jangan terburu-buru melaskanakan K13,”ungkapnya.
Dia menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan Kota Ambon bersama LPMP Provinsi Maluku sementara melaksanakan sosialisasi K13 dilaksanakan pada 4 kecamatan dan berlangsung pada 3 lokasi sekolah diantaranya, SDN 47 Ambon untuk Kecamatan Nusaniwe , SD Pdan K Ambon Kecamatan Sirimau dan SD 1 Poka untuk Kecamatan teluk Ambon Baguala.
“Untuk Kecamatan Sirimau ada dua lokasi, tapi digabung pada SD P dan K AMbon sedangakan SDN 1 Poka untuk gabungan Kecamatan Teluk Ambon dan Kecamatan Baguala,”katanya. (BN-O2)
