Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon terus menunjukkan keseriusannya dalam menjaga wajah ibu kota Provinsi Maluku agar tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. Komitmen itu kembali dibuktikan melalui aksi nyata Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon yang turun langsung melakukan penyisiran serta pengangkutan sampah di sejumlah titik strategis di kawasan pusat kota, Senin (11/5/2026).
Sejak pagi hari, armada dan petugas kebersihan DLHP terlihat menyisir area-area publik yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari kawasan Pattimura Park hingga Lapangan Merdeka. Tumpukan sampah yang berada di sejumlah sudut area taman, jalur pedestrian, hingga sekitar fasilitas umum langsung diangkut guna memastikan kawasan tersebut kembali bersih, asri, dan nyaman digunakan masyarakat.
Langkah cepat ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Ambon dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus memastikan ruang-ruang publik tetap representatif bagi warga yang memanfaatkannya untuk berolahraga, berekreasi, maupun menjalankan berbagai aktivitas sosial.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (11/5/2026), menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi persoalan sampah merusak wajah Kota Ambon.
“Pusat kota adalah wajah Ambon. Karena itu, kami tidak ingin ada sampah yang menumpuk dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Hari ini tim kami turun melakukan penyisiran dan pengangkutan sampah secara menyeluruh di Pattimura Park dan Lapangan Merdeka agar kawasan ini tetap bersih, tertata, dan layak digunakan publik,” tegas Gaspersz.
Menurutnya, menjaga kebersihan kota bukan sekadar rutinitas operasional, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menghadirkan lingkungan perkotaan yang sehat, indah, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun para pengunjung.
Ia menjelaskan, kawasan Pattimura Park dan Lapangan Merdeka merupakan dua titik ruang publik yang memiliki intensitas aktivitas cukup tinggi setiap harinya. Karena itu, pengawasan dan penanganan kebersihan di area tersebut terus menjadi prioritas DLHP.
“Kami menempatkan pusat-pusat keramaian sebagai perhatian utama. Aktivitas masyarakat yang tinggi tentu berdampak pada volume sampah. Karena itu petugas kami terus bergerak, baik pagi, siang, maupun malam, untuk memastikan kebersihan tetap terjaga,” ungkapnya.
Namun demikian, Apries menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan dengan disiplin membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kota yang bersih tidak bisa diwujudkan pemerintah sendiri. Ini membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak seluruh warga Ambon untuk lebih sadar menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan bersama-sama menjaga fasilitas publik yang sudah dibangun,” katanya.
Dengan gerakan pembersihan yang terus dilakukan secara konsisten, Pemerintah Kota Ambon berharap wajah kota tetap terjaga, ruang publik semakin nyaman, dan semangat mewujudkan Ambon yang bersih, hijau, serta tertata dapat menjadi budaya bersama di tengah masyarakat. (BN Grace)





