![]() |
| Maskapai Sriwijaya Air |
Langgur, Bedah Nusantara.com : Semakin ramainya penerbangan udara dari Bandara Karel Sadsuitubun Langgur mulai menarik minat sejumlah maskapai penerbangan komersil untuk membuka rute penerbangan di daerah tersebut.
Hal ini terlihat seperti telah beroperasinya Garuda Indonesia sejak setahun terakhir, dan belum lama ini manajemen Sriwijaya Air sementara menjajaki Bandara Sadsuitubun Langgur.
Terkait adanya keinginan maskapai Sriwijaya membuka rute di Bandara sadsutuibun diketahui setelah belum lama ini manajeman Sriwijaya bertemu langsung pengelola Bandara Sadsuitubun.
Tetapi sejauhmana penjajakan tersebut belum dapat dipastikan.
“belum ada kabar lanjutan dari Sriwijaya,” ungkap Kepala Bandara Sadsuitubun Langgur, Amran Hamid saat dikonfirmasi siang kemarin.
Ditanya lagi soal apakah ada kendala atau masalah yang disampaikan manajemen Sriwijaya dari hasil perrtemuan itu, Amran menegaskan tidak ada persoalan.“Belum ada pembicaraan lanjut,” singkat Amran via pesan pendek telepon selulernya.
Sementara itu, pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus mendorong pengembangan Bandara Sadsuitubun Langgur.
Buktinya, di hadapan perwakilan Kementerian Perhubungan Udara RI dalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) daerah Provinsi Maluku Tahun 2016, Bupati Malra, Anderias Rentanubun mengusulkan wilayah Maluku Tenggara dijadikan sebagai pintu sentra selatan dari papua masuk wilayah Maluku.”Jalur selatan selama ini kosong rutenya.
Karena itu kita berharap ada rute lintasan pintu selatan baik laut, darat maupun udara dan sesuai perencanaan, kami akan menjadikan Bandara sadsuitubun menjadi sentra pintu selatan,” ungkap Bupati.
Selain itu, kata Bupati, dalam tahapan perencanaan, pihaknya mendorong agar Bandara yang telah memiliki landasan 2.200 meter, sementara dikembangkan pelebaran untuk pendaratan pesawat berbadan besar.
“Sesuai perencanaan dalam tahun 2015 ini, runway bandara dalam pelebaran sehingga ditargetkan tahun 2016 dapat didarati pesawat berbadan besar apalagi panjang Bandara saat ini telah mencapai 2.200 meter,” pungkasnya. (BN-05)






