Ambon, Bedahnusantara.com – Sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin meningkat di dunia pendidikan SMP Negeri 10 Ambon mengggelar tes kenaikan kelas berbasis online.
“Untuk persiapan penilaian sematif akhir di SMP Negeri 10 Ambon untuk kelas VII dan kelas VIII ini kita menggunakan sistem online guna mendukung program digitalisasi yang sedang di terapkan saat ini untuk dunia pendidikan,” ungkap Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Ambon Wineke Tuhumury saat di wawancara di ruang kerjanya, Rabu (28/5/2025).
Dia mengatakan, Soal untuk 255 siswa yang ada di SMP negeri 10 Ambon di buat melalui sistem Google oleh tim.
“Jadi bapak ibu guru yang berstatus tim pembuat soal yang di bentuk mereka mempersiapkan soal pada Google home dan mengirimkan link-nya kepada 255 siswa kelas VII dan kelas VIII yang akan mengikuti tes,” tandasnya .
Lanjutnya, untuk setiap fasilitas pendukung dalam melaksanakan tes kenaikan kelas ini di fasilitas oleh pihak sekolah mulai dari wifi di tiga titik lokasi dan beberapa komponen.
“Jadi kan tidak semua murid memiliki smartphone jadi kami pihak sekolah selain menyediakan wifi l kami juga menyediakan ruang leb komputer untuk anak-anak yang tidak memiliki smartphone,” jelasnya.
Dia mengakui, sistem digitalisasi ini bukan sesuatu yang bar karena SMP Negeri 10 Ambon adalah sekolah penggerak kedua yang menerapkan digitalisasi untuk siswanya.
“Jadi sejak tahun 2022 SMP Negeri 10 Ambon telah di tetapkan sebagai angkatan kedua yang menerapkan sistem penilaian online, kami lakukan silang jadi kalau misalnya setengah semester kita sudah melakukan secara offline maka berikutnya kita menggunakan sistem online supaya anak-anak juga dibisa terbiasa dengan perkembangan digital yang semakin meningkat,” jelasnya.
Dia menambahkan, Pada tahun 2010 merupakan penilaian ujian nasional berbasis komputer tetapi beberapa waktu itu memang tidak lagi dilakukan di sekolah mengingat banyak memiliki kekurangan dalam berbagai segi.
“Dulu itu ada ujian berbasis komputer tapi tidak terus di terapkan karna memiliki banyak kendala mulai dari fasilitas dan jaringan internet yang belum begitu baik oleh karena itu sempat terhenti,” pungkasnya.
Oleh karena itu saat ini saya berharap dengan adanya peningkatan kualitas layanan tes berbasis online ini dapat berjalan dan menjadi bekal serta meningkatkan mutu pengetahuan teknologi untuk anak-anak saat ini.






