Seleksi Sekretaris Kota Masuki Tahap Krusial, Tiga Besar Segera Ditentukan

e0a4cd67 1589 4f84 a341 ea2cd0acdddb

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Proses seleksi terbuka calon Sekretaris Kota kini memasuki fase penentuan. Panitia seleksi tengah merampungkan penilaian terhadap empat kandidat yang sebelumnya telah mengikuti tahapan presentasi makalah dan uji wawancara secara mendalam.

Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Le, mengungkapkan bahwa seluruh peserta telah memaparkan gagasan strategis mereka di hadapan tim seleksi. Presentasi tersebut menjadi dasar untuk menilai kapasitas, visi kepemimpinan, serta kemampuan teknokratis masing-masing kandidat dalam mengelola birokrasi pemerintahan.

“Empat kandidat sudah melalui tahapan presentasi makalah, kemudian dilanjutkan dengan wawancara untuk menguji lebih dalam substansi pemikiran serta kesiapan mereka. Saat ini proses masih berjalan, dan saya sudah menyelesaikan bagian penilaian,” ujar Sadali saat diwawancarai di Manise Hotel Ambon, Senin (17/4/2027).

Menurutnya, seluruh hasil dari tahapan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan akan dikompilasi secara menyeluruh oleh panitia seleksi. Dari hasil kumulatif itu, nantinya akan ditetapkan tiga besar kandidat terbaik yang dinilai paling memenuhi kriteria untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

Sadali menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Kota bukan sekadar posisi administratif, melainkan memiliki peran sentral dalam memastikan jalannya roda pemerintahan daerah. Hal ini sejalan dengan amanat peraturan perundang-undangan yang menempatkan sekda sebagai motor penggerak birokrasi, terutama dalam membantu kepala daerah merumuskan kebijakan, mengoordinasikan perangkat daerah, serta memastikan pelayanan publik berjalan efektif.

“Sekretaris kota itu memiliki fungsi vital. Ia membantu kepala daerah dalam penyusunan kebijakan, melakukan koordinasi lintas OPD, hingga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Tapi yang lebih penting, sekda harus mampu memainkan peran strategisnya,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa keberhasilan seorang sekda sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program pembangunan yang konkret dan terukur. Dalam konteks tersebut, dibutuhkan sosok yang tidak hanya memahami tata kelola pemerintahan, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat, integritas tinggi, serta kemampuan komunikasi dan koordinasi yang mumpuni.

“Yang kita butuhkan adalah figur yang mampu menggerakkan birokrasi secara efektif. Bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memastikan seluruh kebijakan daerah benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan kandidat terbaik yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan. Dengan mekanisme seleksi terbuka yang transparan dan objektif, diharapkan figur yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas untuk mendukung kepala daerah dalam mewujudkan target pembangunan.

“Harapannya, dari proses ini kita mendapatkan sekda yang kuat secara manajerial, visioner, dan mampu menjembatani seluruh kepentingan pembangunan. Dengan begitu, visi dan misi wali kota dan wakil wali kota dapat diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan,” tutup Sadali. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan