Sebanyak 2554 Siswa SMK Di Ambon Ikut UKK

SISwa SMK test
Sebanyak 2554 Siswa SMK Di Ambon Ikut UKK 

Ambon, Bedahnusantara.com: Sebanyak 2554 siswa dari 19 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Ambon mengikuti Uji Kompetensi keahlian (UKK) tahun pelajaran 2017/2018.

UKK yang dilaksanakan dengan tema ‘Membangun Insan cerdas, Terampil dan Berkarakter Dalam Dunia Global Yang Kompetitif’.

Karena melalui UKK tercipta insan cerdas Maluku melalui keberhasilan dan kelulusan yang memenuhi passing great nasional 70.0 serta bersaing di pasar lokal, nasional maupun global (MEA) serta siap bersaing. Demikian penjelasan Kepala Sekolah SMKN 4 Ambon Chris Uktolseja disela-sela pembukaan UKK tingkat SMK KOta Ambon  tahun 2017/2018 di SMKN 1 Ambon, Senin (26/2).

Dia menjelaskan, secara umum perangkat UKK terdiri dari kisi-kisi soal ujian teori kejuruan yang terbuka untuk umum dan harus dikuasai peserta uji, soal teori kejuruan (STK) berupa pilihan ganda, kisi-kisi soal praktik kejuruan (KSP) merupkaan kompetensi utama dan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta uji, soal praktik kejuruan  (SPK), lembar pedoma penilaian soal praktik (PPsP) dan instrumen verifikasi penyelenggaraan ujian praktik kejuruan (InV PUPK).

“UKK Terdiri dari uji praktik yang dilaksanakan sebelum ujian nasional dan uji teori kejuruan yang merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan ujian nasional,” katanya.

Dia berharap, pelaksanaan UKK dapat mencapai kompetensi lulusan peserta uji SMK Kota Ambon meningkat yang mengacu pada standar nasional yang dilaksanakan Pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku M Saleh Thio menambahkan, hari ini untuk Kota Ambon menambahkan, UKK bagian dari ujian nasional, karena itu semua siswa harus siap mengikuti UKK yang dilaksanakan masing-masing sekolah.

“Ini salah satu proses pembelajaran yang tuntas bagi kelas XII untuk mengikuti ujian,” katanya.

Dia mengakui, para siswa harus memiliki skill, pedagogik dan pengetahuan yang dapat dilaksanakan di sekolah.

“SMK merupakan tingkat pendidikan yang sangat menjanjikan masa depan anak-anak, karena berbagai inovasi siswa ada di SMK sebab, output SMK bukan tenaga kasar tapi, membutuhkan orang yang cerdas, terangnya.

berharap semua siswanya lulus uji, ujian kali ini diharapkan bisa dijadikan parameter jebolan sekolah yang dapat bersaing di bangku kuliah atau dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Selain menanamkan karakter jujur dalam pendidikan, siswa juga siap bekerja dan berkompetisi dengan pencari kerja,” tandasnya (BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan