Maluku, Bedahnusantara.com: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Murad Ismail menyampaikan perkembagan penyebaran covid-19 Provinsi Maluku hari ini Jumat (8/5), Pasien terkonfirmasi ada 32 orang, sembuh 12 orang, meninggal 2 orang dan dalam perawatan 18 orang.
![]() |
| Satu Pasien PDP Meninggal Lagi, Pemakaman Tetap Pakai Protab Covid-19 |
Murad mengungkapkan beberapa saat lalu, satu orang pasien PDP menghembuskan nafas terakhir di RSUD Haulussy Ambon, pukul 13.00 wit berumur 19 tahun, inisial RL. Pasien ini berkontak erat dengan almarhum yang meninggal sebelumnya, sementara menunggu pemeriksaan swab, jenazah akan dimakamkan dengan menggunakan protab covid-19.
“Sebenarnya dia belum ada terkonfirmasi positif, namun kita harus melakukan sesuai protab covid karena dia dengan almarhum beberapa hari lalu itu berhubungan erat. Dan setelah kita kemarin tes, hasil RDT Negatif dan hasil swapnya sedang di kirim ke Jakarta namun pasiennya telah meninggal, sebelum hasil swapnya keluar,”Ungkap Murad.
Murad meminta kepada keluarga almarhum, agar dapat membiarkan kami melakukan proses pemakamannya sesuai protab. Semoga almarhum dan kelurga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.
“Jadi saya pesan kepada basudara samua terutama untuk media cetak,online dan elektronik, bahwa Covid ini makin hari makin jadi. Mudah-mudahan basudara samua juga jaga jarak biar keselamatan itu terutama kita dan saudara- saudara kita serta tetangga kita,”Tegas Murad Ismail selaku Gubernur Maluku, di Lantai II Kantor Gubernur Maluku, Kepada awak media, Jumat (8/5/2020).
Murad menjelaskan pada prinsipnya kita semua sudah terkontaminasi namun imun yang kita miliki masih kuat dan kita selamat dari covid ini. Namun disayangkan apa bila ada orang tua yang punya imunnya tidak kuat, anak-anak kita yang imun tidak kuat juga, bisa saja kita tertular kepada mereka dan akan mengalami hal yang fatal.
“Maka itu saya menghimbau kepada semua agar sama-sama bisa menjaga jarak, ikuti anjuran dari gugus tugas biar semua selamat dari covid ini. Dan mudah-mudahan covid ini setelah lebaran mungkin bisa berangsur-angsur hilang dan mudah-mudahan di Maluku ini tidak ada lagi tambahan corona terkonfirmasi,”himbau Murad.(BN-04)






