Sambut Bulan Suci, SMA Muhamadiyah Adakan Pesantren Kilat

pesantren%2Bkilat
Ilustrasi Pesantren Kilat

Ambon, Bedah Nusantara.com: Kepala SMA Muhamadiyah Ambon, Hi. Salim Bin Umar kepada wartawan Rabu (17/6) diruang kerjanya mengatakan, dalam bulan suci Ramadan ada program dari perserikatan Muhamadiyah libur boleh bersama sesuai dengan keputusan Dinas pendidikan Kota Ambon, namun ada program khusus yaitu siswa di liburkan kemudian masuk di bulan Ramadan untuk melaksanakan Pesantren Kilat.

lanjut mantan anggota DPRD Kota Ambon ini, Pesantren Kilat punya maksud dan tujuan untuk membina para siswa selama kurung waktu 10 hari khusus pembinaan mental dan kerohanian, sehingga pesan-pesan agama yang diberikan kepada siswa dapat bermaanfaat.

Lanjut Hi Salim Bin Umar, siswa memiliki waktu yang terbatas dengan guru agama sehingga perlu ada penambahan waktu untuk diberikan siswa siraman Rohani di hari libur berupa Pesantren Kilat.

Selain dari Guru SMA Muhamadiyah yang memberikan materi, ada juga dari perserikatan Muhamadiyah membawakan Agama dan memberikan pencerahan dan pemahaman kepada siswa tentang perserikatan dari  Muhamadiyah  itu sendiri, selanjutnya dalam libur juga siswa akan diajarkan bahasa arab. Tandasnya.

Hi Salim Bin Umar juga menegaskan, guru yang PNS tidak diwajibkan untuk libur, sementara untuk guru honor di rumahkan sementara.

Pada kesempatan yang sama Hi Salim Bin Umar juga menyinggung soal penentuan awal dari ramadan. menurutnya, Muhamadiyah tidak persoalkan ada perbedaan, karena dari sebulan yang lalu Muhamdiyah sudah menentukan.

“Pada 18 Juni 2015 ini awal dari Ramadan, dan itu sudah di tentukan oleh perserikatan Muhamadiyah dan tidak ada persoalan, kita Muhamadiyah sudah mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan, jadi tidak ada persoalan, yang penting harus puasa”  katanya

SMA Muhamadiyah juga telah membuka pendaftaran Siswa Baru. Dan panitia telah bekerja. Sampai berita ini dinaikan yang sudah mendaftar  lebih dari 200 orang,namun Kepala SMK Muhamadiyah akui belum final karena ada 3 jalur yang di tentukan oleh siswa SMP/MTS untuk masuk yaitu SMA Negeri, SMA Swasta, dan SMK. (BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan