Rayakan Hari Pelayanan Nasional Bersama Telkomsel: Kisah Produktivitas dari Negeri Rutong, Kota Ambon

IMG 20250927 WA0031

 

Ambon, Bedahnusantara.com – Hari Pelayanan Nasional adalah momentum untuk mengingatkan kembali makna pelayanan sejati: hadir nyata, memberi manfaat, dan membuka jalan bagi masyarakat untuk lebih berdaya. Di Negeri Rutong, sebuah desa adat di pesisir selatan Kota Ambon, kisah pelayanan itu terasa hidup. Masyarakatnya yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, petani, dan pengrajin kini merasakan perubahan besar berkat hadirnya layanan Telkomsel.

 

Di balik perubahan itu, ada semangat kebersamaan yang terus dipelihara, termasuk dukungan dan arahan dari Raja Negeri Rutong, Reza Maspaitella, yang senantiasa mendorong warganya untuk memanfaatkan teknologi secara bijak demi meningkatkan produktivitas.

 

Negeri Rutong adalah negeri adat yang terletak di jazirah Leitimur Selatan. Dengan pemandangan laut biru dan bukit hijau, Rutong menyimpan potensi besar. Namun, selama bertahun-tahun, akses komunikasi menjadi salah satu keterbatasan.

 

“Dulu, warga harus berjalan ke bukit untuk mencari sinyal, hanya supaya bisa telepon keluarga di kota,” cerita Reza Maspaitella. Ia mengenang betapa sulitnya masyarakat untuk sekadar berkomunikasi, apalagi mengakses informasi.

 

Kini, kondisi itu berubah. Dengan kehadiran jaringan Telkomsel, Rutong tidak lagi terisolasi. Komunikasi menjadi lancar, dan peluang baru mulai terbuka bagi masyarakat.

 

Art, salah seorang pengrajin anyaman di Rutong, merasakan langsung perubahan itu. Sebelumnya, hasil karyanya hanya dijual di pasar desa. Kini, berkat akses internet Telkomsel, ia bisa memasarkan produknya ke Ambon, bahkan sampai ke luar Maluku.

 

“Rasanya bangga sekali ada orang Jakarta pesan tas anyaman dari Rutong. Semua ini bisa terjadi karena sekarang saya bisa terhubung lewat internet,” ujarnya penuh syukur.

 

Bagi Art, pelayanan yang diberikan Telkomsel bukan hanya soal jaringan, melainkan tentang membuka jalan menuju pasar yang lebih luas.

 

Perubahan juga dirasakan oleh para nelayan. Meo, seorang nelayan senior Rutong, kini lebih percaya diri melaut karena bisa memantau cuaca melalui aplikasi di ponsel. “Dulu saya hanya pakai firasat. Sekarang, saya bisa lihat info angin dan gelombang. Lebih aman, hasil juga lebih banyak,” katanya.

 

Tidak hanya itu, hasil tangkapan kini bisa langsung ia tawarkan kepada pembeli lewat grup WhatsApp. Nelayan tidak lagi bergantung penuh pada pasar tradisional, sehingga pendapatan menjadi lebih stabil.

 

Pemanfaatan jaringan juga di gunakan oleh Guru-guru di Rutong juga memanfaatkan internet untuk memperkaya materi belajar. Eby, seorang guru SD, mengaku kini lebih mudah mencari bahan ajar. Sementara anak-anak bisa mengakses materi tambahan di rumah. “Kalau tidak ada internet, anak-anak desa akan jauh tertinggal. Sekarang, mereka bisa belajar seperti anak-anak di kota,” ujarnya.

 

Raja Negeri Rutong, Reza Maspaitella, menegaskan bahwa kehadiran Telkomsel adalah bukti nyata pelayanan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. “Pelayanan bukan sekadar janji, tapi tentang bagaimana masyarakat bisa lebih produktif, lebih sejahtera, dan lebih berdaya. Kami bersyukur Rutong bisa merasakan itu,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak warganya untuk terus memanfaatkan teknologi dengan bijak, tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan ekonomi, pendidikan, dan menjaga kearifan lokal Rutong.

 

Hari Pelayanan Nasional bersama Telkomsel di Negeri Rutong adalah kisah nyata tentang bagaimana pelayanan dapat menghadirkan perubahan. Dari anyaman Martha, hasil laut (nama nelayan), hingga anak-anak sekolah yang kini lebih mudah belajar, semua berawal dari akses yang lebih baik.

 

Bersama dukungan pemimpin adat seperti Raja Reza Maspaitella, pelayanan Telkomsel tidak hanya hadir sebagai jaringan komunikasi, tetapi juga sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih cerah.

 

Merayakan Hari Pelayanan Nasional berarti merayakan semangat seperti ini. semangat yang menghubungkan, memberdayakan, dan menyalakan harapan, dari Rutong hingga seluruh pelosok negeri. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan