Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Barat (LPJ) Laporan Pertangungjawaban,(APBD) TA 2020

Liwa,Bedahnusantara.com:Bupati Lampung Barat Hi. Parosil mabsus,S.Pd., dan wakil bupati Drs. Mad Hasnurin menghadiri rapat paripurna dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Lampung barat, dengan acara penyampaian jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten Lampung barat tahun anggaran 2020. Rabu. 09/06/21.

InShot 20210611 110036502



Rapat yang berlangsung di ruang sidang maghgasan DPDR Lampung barat itu di hadiri bupati Lampung barat, H. Parosil mabsus.S.Pd., wakil bupati, Drs. Mad hasnurin, ketua DPRD Edi novial.S.Kom., serta forkopimda kabupaten lam-bar, seluruh asisten dan camat se-kabupaten Lampung barat.



Rapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Edi novial, dengan acara penyampaian jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD, terhadap ranperda tentang laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD kabupaten Lampung barat, tahun 2020.


Dalam rapat tersebut parosil mabsus, selaku kepala pemerintahan kabupaten Lampung barat menyampaikan, beberapa hal mengenai jawaban pemerintah, salah satunya terkait harga komoditas holtikultura yang turun tajam,


Ia menyampaikan pemerintah telah melakukan langkah-langkah strategis seperti bekerja sama dengan pemerintah provinsi Lampung, untuk mengadakan pasar lelang komoditi agro dengan frekuensi 6 kali per tahun.


Mengajak petani untuk mengatur pola tanam sehingga tidak terjadi kelebihan produksi serta melakukan pemantauan pada sentra-sentra produksi holtikultura diwilayah lain, yang menjadi kompetitor Lampung barat.


Selanjutnya bupati Lampung barat parosil mabsus, ia menyampaikan, tanggapan pemerintah daerah kabupaten Lampung barat, terkait jalan lingkar seranggas yang sekarang dalam kondisi rusak dan buruknya drainase jalan serta tindak lanjut penanganan jembatan darurat penghubung antara pekon pagar dewa dengan pekon tebing raya.


Dapat kami sampaikan terkait dengan ruas jalan serangas bahwa kondisi jalan belum dibangun, Drainase kanan dan kiri jalan, hal ini disebabkan karena terkendala dengan saluran pembuangan akhir, ujar parosil.


Selanjutnya terkait jembatan darurat penghubung pekon pagar dewa dan teba tebing raya, ia menyampaikan jembatan penghubung antara dua pekon tersebut merupakan jembatan permanen.


Akan menjadi prioritas untuk direncanakan melalui perencanaan teknis jembatan pada tahun yang akan datang, ungkapnya ( BN-06)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan