![]() |
| Tolak Pemimpin Tak Berhati |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Perhelatan Pemilihan Kepada Daeraha (Pemilu Kada), untuk empat Kabupaten di Provinsi Maluku semakin dekat.
Empat kabupaten yang akan melakukan pemilihan secara langsung dan serempak ini adalah Kabupaten Kepulauan Aru, kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Pemilu kepala daerah yang cukup menyita perhatian adalah Kabupaten yang para pemimpinnya selama ini dikenal tidak sejalan dengan rakyat atau bahkan identik dengan arogansi, seperti Kabupaten Seram Bagian Timur (Abdulah Fanat-Red) dan Maluku Barat Daya (Barnabas Orno-Red).
Terkhususnya Bagi Kabupaten MBD, Tokoh pemuda dan Generasi Muda MBD Fredy Ulemlem, SH. kepada Bedah Nusantara.com mengungkapkan,
” Pilkada MBD Semakin dekat dan akan menjadi agenda penting bagi rakyat MBD untuk menentukan pilihan politik lima tahun mendatang”.
Karena itu lanjut Ulemlem, Masyarakat MBD sudah harus berani melakukan perubahan dalam hal penggunaan Hak politiknya, jangan lagi kita mau dikekang oleh pemimpin yang sama sekali tidak memperdulikan kepentingan masyarakat MBD.
“Saya mau lihat sampai sejauh mana orno menguasai politik di MBD. Sudah saatnya rakyat melakulan perlawanan terhadap pemimpin yg tidak memperhatikan rakyat selama ini”.Ujar Fredy
Fredy berharap, agar masyarakat mau bijak dan memilih pemimpin yang tepat demi kepentingan masyarakat MBD kedepannya.
“Saya mendoakan agar rakyat MBD memilih Niko kili kili janga yang lain. Saya sangat malu ketika orang membicarakan keterpurukan yg selama ini terjadi di MBD.
saran saya terhadap rakyat MBD adalah soal pilihan rakyat pada tgl 9 nanti bahwa Niko kili kili adalah pilihan yg tepat karena tidak ada pilihan lain selain Niko kili kili yg harus menjadi pilihan rakyat”. Ujarnya
Saya kira rakyat MBD sudah merasakan penderitaan selama lima tahun dalam masa kepemimpinan orno, kesejahteraan haya dirasakan oleh segelintir orang saja sedangkan rakyat menderita dan miskin diatas kekayaan serta minim sumber daya manusia.
Olehnya sudah saatnya Rakyat MBD berani melawan pemimpin yang suka menindas rakyatnya sendiri demi kesenangan pribadi sang Bupati. (BN-08)






