Proyek Papan Nama Jalan Dirusak, Dishub Bursel Tutup Mata

papan%2Bnama%2Bcopy
Papa Nama Jalan Dirusak OTK

Namrole, Bedah Nusantara.com: Marka jalan adalah bagian penting dari Jalan yang akan berfungsi membantu pengguna jalan saat beraktifitas.

Seluruh marka jalan yang dipasang sepanjang badan jalan tidak terkecuali papan nama jalan menjadi alat pemandu masyarakat selama berada di jalan, bahkan nama jalan lewat papan nama jalan sangat membantu terutama bagi para pelancong atau wisatawan yang baru pernah datang di daerah tersebut.

Akan tetapi masih banyak warga Kabupaten Buru Selatan (Bursel) ternyata belum menyadari betapa pentingnya fungsi dan peran marka jalan dan papan nama jalan yang ada di Kabupaten Bursel.

Tindakan pengrusakan dan penghancuran marka jalan dan papan nama jalan yang dipasang oleh dinas perhubungan Kabupaten Bursel, demi membantu masyarakat yang beraktifitas di badan jalan, malah dirusak begitu saja oleh Orang yang tidak dikenal (OTK).

Namun sikap acuh tak acuh dan terkesan tidak peduli malah ditunjukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buru Selatan.

Meski telah mengetahui Proyek Papan Nama Jalan milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) di Kawasan Kilo Meter II Namrole sengaja dirusak OLEH Orang Tak Dikenal (OTK), namun pihak Dishub Kabupaten Bursel malah menunjukkan sikap cuek terhadap proyek yang dikerjakan oleh Kontraktor Leo Lesilawang itu.

Kepala Dishub Kabupaten Bursel, Siradjan Tomnussa kepada Media ini via telepon selulernya, Selasa (15/9) sore mengaku bahwa kerusakan itu akan diperbaiki oleh pihak kontraktor, tapi tidak diketahui kapan harus diperbaiki, sebab sampai saat ini sejumlah papan nama yang dirusak itu masih tergeletak di atas tanah, bahkan ada yang telah hilang.

“Nanti kontraktor yang tanam akang ulang lagi,” kata Tomnussa.

Disinggung soal adanya sikap cuek dari Dishub lantaran papan nama jalan tetap dibiarkan tetap tergeletak tanpa kepedulian, Tomnussa enggan untuk mengomentarinya lebih jauh dan hanya berjanji akan tiba di Namrole hari Kamis (17/9) dan akan memberikan penjelasan lebih jauh.(BN-07)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan