Ambon,Bedahnusantara.com:Pelaksanaan Praktek Profesi Keguruan Terpadu (PPKT) masa Covid-19 Periode II Tahun 2020 Fakultas Ilmu Terbiyah Dan Keguruan IAIN Ambon memilih berada bersama Petugas Posko Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Larier Paso dalam penegakan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan.
Hal ini disampaikan Dosen pembimbing lapangan Dr. Kapraja Sangadji, M.Pd.
Kapraja ketika di hubungi mengatakan, pendekatan yang dilakukan dimasa pandemi Covid-19 harus lebih mengarah kepada upaya membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, karena itu kelompok mahasiswa ini hadir dan terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan membantu petugas posko PSBB melakukan penegakan protokol kesehatan yaitu, penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Mahasiswa membantu masyarakat yang melintas pada kawasan Larier Passo untuk menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya kepada media ini, Selasa (24/11/20).
Mahasiswa juga menyiapkan masker untuk diberikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker selama berada di ruang publik, sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.
“Selama pandemi Covid-19 kita harus terapkan pola hidup sehat, karena itu kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 23 hingga 25 November 2020.
Sementara itu, Ketua kelompok mahasiswa Nur Rohim ketika ditanyakan terkait peran mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
“Kami diberikan peran yang sama dengan semua petugas posko, dimana ada yang bertugas mengarahkan arah jalan bagi pengguna kendaraan bermotor, dan ada yang bertugas melakukan pemeriksaan terkait dokumen perjalan dan penegakan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Menurutnya, petugas posko Larier Paso sangat tegas bagi pelanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker maupun kapasitas penumpang yang lebih dari lima puluh persen, karena itu petugas tidak segan-segan untuk menindak kendaraan yang tidak taat aturan.
“Kami senang sekali terjun langsung bersama petugas posko karena diberikan kesempatan untuk belajar dan mengasah pengetahuan kami dalam setiap penegakan kepada masyarakat, oleh petugas posko baik ASN, TNI dan Polri yang menerima kami dan membimbing kami dengan ramah. Kami terus diingatkan supaya selalu menyapa masyarakat dengan lemah lembut serta terus menjaga kekompakan dan keharmonisan dalam tugas. Ini kenangan dan pengalaman yang menarik bagi kami,” katanya.
Di tempat yang sama, koordinator posko Larier – Paso Ronald Lekransy, ST.M.Si mengatakan, posko PSBB merupakan simbol dari sikap serius pemerintah dalam upaya penuntasan pandemi
Covid-19, karena pandemi Covid-19 merupakan persoalan bersama, bencana global yang butuh keterlibatan seluruh komponen masyarakat termasuk mahasiswa, sehingga “Kehadiran mahasiswa IAIN di posko merupakan pilihan terpuji.
“Semakin banyak masyarakat yang sadar dan terlibat bersama pemerintah dalam tugas kemanusiaan ini diharapkan pandemi Covid-19 bisa cepat berlalu,” ungkapnya.( BN-02)






