![]() |
| Drs. Femmy Sahetapy, M.Si Ketua PRSI Promal |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Untuk menunjang atlit renang di Maluku dalam melatih kemampuan mereka untuk mengikuti berbagai event, maka Pemerintah Kota Ambon berencana akan mengkaji pembebasan lahan di desa Poka mengingat semakin sulitnya lahan di pusat Kota Ambon.
Hal tersebut disampaikan Walikota Ambon Richard Louhenapessy, SH sebagai Pembina Renang dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Provinsi Maluku periode Tahun 2014-2018 dengan SK. PBPRSI Nomor 14 Tahun 2014 tentang pengukuhan Pengurus Renang Seluruh Indonesia di Negeri Hutumury Rabu (17/12/2014).
Menurutnya, renang merupakan potensi nasional dan Provinsi Maluku didominasi laut namun soal renang baru berkembang beberapa tahun terakhir.
“Baru 5 orang dari Ambon yang berstatus perenang nasional dan ini harus terus kita kembangkan,” jelasnya.
Dirinya meminta dukungan para pengurus untuk terus mendorong percepatan sarana agar para perenang terus melatih diri agar dapat berprestasi dikancah nasional maupun internasional.
Ditempat yang sama Ketua Umum PRSI , Sadiaga Uno berharap tantangan yang semakin kompleks membuat para pengurus harus bekerja keras dan kreatif menghadapi tantangan yang ada, mengingat renang baru dikembangkan di Maluku.
Ketua PBPRSI Provinsi Maluku Drs Femmy Sahetapy, M.Si mengatakan, Maluku memiliki potensi karena banyak anak di Maluku pandai berenang dan itu tingggal dipoles, namun hal tersebut harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai.(BN-02)






