![]() |
| Pembangunan Kampung Multi Kultur dan Multi Agama |
Maluku, Bedah Nusantara.com: Untuk meningkatkan kerukunan hidup antara umat beragama di Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku akan membangun kampung multi kultur dan multi etnik yang berlokadi di Desa Laha, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah.
AKui Gubernur Maluku Said Assagaf kepada wartawan disela-sela perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939 yang berlangsung di aula Korem 151 Binaya, Sabtu (29/4).
Dia mengatakan,kehidupan masyarakat di Maluku masih masih segregasi, karena itu pembangunan kampung multi kultur dan multi etnik akan membantu meningkatkan kehidupan diantara umat beragama di Maluku.
“Saya mau ada perkampungan yang semua umat beragama ada disitu, keluar dari kampung itu orang tidak lihat siapa saja yang ada, namun bisa tinggal semua umat beragama baik Islam, Kristen, Hindu dan Budha karena itu, dalam kampung tersebut akan dibangun semua rumah ibadah,” terangnya.
Dia meminta, dukungan dan kerjasama antar umat di Maluku, karena pembangunan kampung multi kultur dan multi kultur akan menjadikan Maluku sebagai laboratotium umat beragama.
“Mari kita jadikan Maluku laboratorium umat beragama di Indonesia,”tandasnya.
Apabila, ada perkampungan maka, semakin hari akan menjadi besar sehingga, kehidupan kita semakin hari bisa terwujud.”Maluku merupakam salah satu provinsi yang memiliki indeks kebahagiaan tertinggi di Indonesia, makanya kehadiran kampung ini dirasakan baik,” akuinya.(BN-O2)






