Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam memperkuat soliditas organisasi dan arah perjuangan politik melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X yang berlangsung pada Kamis (30/4/2026). Agenda lima tahunan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga titik krusial dalam menentukan masa depan kepemimpinan dan strategi politik partai di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Ridwan Marasabessy, menekankan bahwa Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat daerah yang memiliki legitimasi penuh dalam mengambil keputusan strategis organisasi. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Musda X ini telah melalui mekanisme yang sah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, petunjuk pelaksanaan organisasi, serta keputusan resmi Dewan Pimpinan Daerah.
“Musyawarah daerah ini adalah amanat konstitusi partai yang wajib dilaksanakan secara demokratis, transparan, dan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ruang konsolidasi dan refleksi bagi seluruh kader,” ujar Ridwan Marasabessy saat memberikan sambutan.
Ia menjelaskan, Musda X Golkar Kota Ambon memiliki sejumlah tujuan strategis yang menjadi fokus utama pembahasan. Di antaranya adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan periode 2020–2025, guna mengukur sejauh mana capaian program kerja serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi selama lima tahun terakhir.
Menurutnya, evaluasi ini penting sebagai dasar dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan, agar Partai Golkar semakin adaptif terhadap dinamika politik dan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Musda juga menjadi forum penyusunan program kerja strategis untuk periode 2025–2030. Program tersebut diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat luas serta mampu memperkuat peran Golkar sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Program kerja yang disusun harus visioner, realistis, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Golkar harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar kekuatan politik,” tegasnya.
Agenda penting lainnya adalah pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon periode 2025–2030. Ridwan menekankan bahwa proses pemilihan harus berjalan secara demokratis dan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah mufakat, guna menghasilkan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta loyalitas terhadap partai.
Ia juga mengingatkan bahwa kepemimpinan yang akan terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga marwah partai serta memperluas basis dukungan masyarakat.
Lebih jauh, Ridwan menegaskan bahwa Musda X ini harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai. Ia mengajak seluruh kader, mulai dari tingkat kota hingga akar rumput, untuk tetap solid dan mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kita harus keluar dari Musda ini dengan semangat persatuan yang lebih kuat. Tidak boleh ada sekat-sekat di antara kader. Golkar harus tetap menjadi rumah besar yang inklusif dan terbuka bagi semua,” ujarnya.
Pelaksanaan Musda X Golkar Kota Ambon dihadiri oleh berbagai unsur penting partai, di antaranya jajaran DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, DPD II Kota Ambon, anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Ambon, Dewan Pertimbangan Partai, serta pimpinan organisasi sayap dan organisasi masyarakat yang memiliki keterkaitan historis dengan Golkar.
Selain itu, kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk perwakilan TNI dan Polri, turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif.
Peserta Musda sendiri terdiri dari pemegang hak suara dari berbagai unsur partai, termasuk pimpinan kecamatan (PK), organisasi sayap, serta elemen strategis lainnya yang menjadi representasi kekuatan politik Golkar di Kota Ambon.
Dalam kesempatan tersebut, panitia pelaksana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya Musda X, baik secara moril maupun materil.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Kami juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan,” ungkap Ridwan.
Menutup sambutannya, ia berharap pimpinan sidang dapat memberikan arahan strategis sekaligus membuka secara resmi Musda X Partai Golkar Kota Ambon tahun 2026.
Musda X ini diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan penting yang tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar. Dengan kepemimpinan yang solid, program kerja yang terarah, serta konsolidasi yang kuat, Golkar Kota Ambon optimistis mampu menghadapi tantangan politik ke depan dan tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan di tingkat daerah maupun nasional. (BN Grace)





