Maluku, Bedahnusantara.com: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku kembali mengumumkan perkembangan data terbaru penanganan pasien Covid-19.
![]() |
| Maluku Kembali Bertambah 1 Pasien Positif Covid-19, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh |
Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku mencatat ada penambahan satu pasien positif virus Corona disease (Covid-19). Pasien tersebut merupakan warga Buru berjenis kelamin laki-laki, ia merupakan seorang mahasiswa.
“Penambahan satu kasus baru ini adalah berjenis kelamin laki-laki, dia seorang mahasiswa. Status kasusnya merupakan penularan transmisi lokal,” ungkap Kasrul Kepada Awak Media di Kantor Gubernur Maluku.
Dengan penambahan satu pasien tersebut, maka jumlah positif Corona di Maluku mencapai 23 kasus. Untuk kasus pasien covid-19 yang sembuh bertambah 1 orang dan saat ini menjadi 12 kasus sembuh.
Kasrul menambahkan pasien tersebut merupakan mahasiswa Alkaida Jurusan Jurnalistik, pasien 23 ini juga merupakan warga asli Pulau Buru. Sampai saat ini, pasien tersebut masih ada di Buru dan masih dalam perawatan di Rumah Sakit Namlea.
“Kalau menurut saya lebih banyak tergantung akses dari pada tim medis, kalau misalnya masih bisa di sana, kalau tampung di diklat juga sama saja. Yang kita tampung di Diklat BPSDM yakni pasien tanpa gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Kalau yang mempunyai gejala, kita langsung rujuk ke Rumah Sakit,”Tegas Kasrul.
Selain itu, pasien ini juga merupakan Pasien Dalam Pegawasan (PDP) yang naik menjdi Positif. Kemarin juga kita menaruh pasien 21 di Balai Diklat.
Kasrul mengungkapkan pasien 12 telah dinyatakan sembuh menurut hasil swab terakhir.
“Yang sembuh yakni pasien 12, jadi hingga saat ini jumlah khasus terkonfirmasi 23, yang sembuh 12 pasien, yang masih di rawat 11 pasien,”Jelas Kasrul.
Kasrul menambahkan untuk data ODP di Maluku kemarin berjumlah 68 orang untuk hari ini bertambah sebanyak 69 orang, yang tersebar di Kota Ambon sebanyak 38 orang, Buru 17 orang, SBB 1 Orang, Aru 4 Orang, KKT 9 Orang.
Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami kenaikan, yang awalnya 19 orang kini meningkat menjadi 23 Orang.
Untuk 23 orang PDP tersebut tersebar pada Kota Ambon sebanyak 10 orang, Malteng 9 orang dan SBT 1 orang, SBB 1 Orang, Malra 2 Orang.(BN-04)






