Ambon, Bedahnusantara.com – Dalam upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, Lurah Uritetu melaksanakan kegiatan LAJUR (Lurah Jumpa Rakyat) sebagai tindak lanjut dari program “Wali Kota Jumpa Rakyat” yang digagas oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari pelaksanaan 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon, yang menekankan pentingnya pelayanan publik yang transparan, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
“Program ini kami laksanakan sesuai instruksi langsung Pak Wali Kota, agar setiap lurah dan kepala desa membuka ruang dialog dengan masyarakat. Tujuannya supaya keluhan, saran, dan aspirasi warga bisa didengar dan ditindaklanjuti langsung di tingkat kelurahan,” ujar Plt Lurah Uritetu Yohanes Tutuhatulewa, SH di sela-sela kegiatan tersebut.
Menurutnya, LAJUR mendapat sambutan positif dari warga. Banyak masyarakat datang menyampaikan persoalan terkait pelayanan administrasi, kebersihan lingkungan, hingga kebutuhan pembangunan di tingkat RT dan RW.
“Warga sangat antusias. Mereka datang menyampaikan berbagai masukan yang sangat membangun, terutama soal pelayanan publik dan kebutuhan dasar di lingkungan mereka. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki pelayanan ke depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Lurah Jumpa Rakyat akan terus digelar secara rutin agar hubungan antara pemerintah dan warga semakin dekat serta mendorong terciptanya pemerintahan yang partisipatif.
“kegiatan Jumpa Rakyat merupakan bagian dari komitmen Pemkot Ambon untuk menghadirkan pemerintah di tengah masyarakat, mendengar langsung suara rakyat, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Pemerintah tidak boleh jauh dari rakyatnya. Karena itu, setiap lurah dan kepala desa harus turun langsung mendengar dan menindaklanjuti keluhan masyarakat,” tegas.
Dengan pelaksanaan giat LAJUR ini, Kelurahan Uritetu menjadi salah satu pelopor penerapan program Jumpa Rakyat di tingkat kelurahan, sekaligus mempertegas semangat Pemkot Ambon dalam membangun pelayanan publik yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (BN Grace)





