Loupatty : BAPERA Dukung Pembangunan infrastruktur Di Maluku

Ambon,Bedahnusantara.com: Semangat Pembangunan Daerah Sedang Giatnya di Perjuangkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, dibawah komando Murad Ismail dan Abas Orno, Selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

InShot 20210617 184428331


Segala Daya dan Upaya coba digalakan demi dan untuk membangun kembali tatanan kehidupan masyarakat pada segala sektor yang telah hancur akibat Covid-19.


Sejalan dengan Hal tersebut Wakil ketua umum bidang organisasi DPP BAPERA Derek Loupatty meminta Barisan pemuda Nusantara ( BAPERA ) provinsi maluku , untuk mendukung Pembangunan infrastruktur Di Maluku.



“Kita BAPERA sudah berdiskusi Dan kami sangat mendukung pemerintah daerah yang dipimpin gubenur dan wakil gubernur dalam hal ini Bapak Murad Ismail dan Barnabas Orno,”Katanya.


Menurutnya selama ini terlampau banyak polemik yang coba dimainkan oleh banyak pihak, tanpa bisa memberikan ide, gagasan dan solusi guna membantu pemerintah daerah untuk memajukan atau menyelesaikan semua persoalan dan problematika yang sedang marak terjadi.


Karena itu kami dari BAPERA Sangat mendukung  langkah Pemda Maluku untuk mencoba memulihkan kebali tatanan Ekonomi dan Kesehatan yang hancur akibat terpaan bencana Covid-19 di Maluku.


“Jadi kalau ada kebijakan menyangkut dana pinjaman 700 milyar untuk pembanguna infrastruktur, Kami dari BAPERA Sangat Mendukung Penuh langkah tersebut, bahkan jika dapat kami hendak menyarankan dan mendorong agar Pemda Maluku dapat  mengambil langkah maju demi pembagunan di Maluku. Tidak hanya dengan pinjaman 700 Milyar. Jika dapat harus 100 triliun bukan 700 milyar. Karena soal pengembaliannya dapat kita cicil dari APBD selama 25 tahun  atau bahkan lewat Profit lain yang sementara menjadi Primadona di Maluku,” Ujar Loupatty pada keterangan pers dihotel mutiara,Rabu ( 16/06/21)


Hal ini menjadi penting kata Loupatty, Sebab jika Pa Presiden Jokowidodo bisa membangun berbagai aspek Infrastruktur di Indonesia bahkan sampai kepada daerah hutan-hutqn di kalimantan. Maka mengapa tidak? Jika hal tersebut juga dilakukan di Maluku.


” Sebab jika tidak maka Bagaimana orang Maluku yang ada di pulau seram mau berkembang ekonominya? Bagaimana orang Maluku yang ada di Tenggara mau berkembang Ekonominya, bagaimana Orang Maluku yang ada di Lease mau maju? Tidak ada pembangunan Infrastruktur yang mampu menjembatani semua aspek ekonomi dan hal lainnya yang ada di Daerah tersebut. Sebab Keterisoliran adalah alasan mendasar Daerah- Daerah di Maluku tidak dapat maju dan berkembang,” Jelasnya.


Untuk itu kemajuan ekonomi harus didorong oleh kita. Kita harus bisa mendorong pemerintah untuk membangun infrastruktur memadai supaya semua daerah di maluku ekonominya dapat naik, maju dan berkembang.


Loupatty menyatakan, pada prinsipnya saya ingin mengajak dan instruksikan bagi rekan – rekan BAPERA Provinsi Maluku, agar dapat  partisipasi mendukung program kebijakan yang berkaitan dengan Pembangunan di Maluku.


” Bahakan kalau ada rencana pemerintah tentang pembangunan tata ruang dan rel kereta itu adalah contoh pembangunan yang mestinya secara nyata dapat terealisasikan di Maluku. Sehingga kita dapat memberdayakan semua potensi dan sumberdaya yang kita miliki, misalnya; kasih tugas nanti yang meneliti tata ruang kabupaten/Kota, tata ruang provinsi, itu tidak lagi dikelola oleh pemda. Sebab kalau dulu pemda yang atur tapi sekarang tata ruang dikembalikan ke pemerintah pusat terkait dengan UUD cipta kerja dalam pembangunan ini harus memberdayakan teman – teman kita di universitas pattimura untuk berperan,” Terangnya.


Karena itu Dirinya mengharapakan,teman – teman BAPERA  bisa mempunyai konsep yang kuat dan ide yang cemerlang untuk mendorong pemerintah membangun infrastruktur di maluku. 


“Jadi pada  prinsipnya kami sudah tegaskan untuk BAPERA tidak boleh jadi beban pemerintah daerah tetapi kita harus menjadi motor pengerak kemajuan daerah, termasuk dalam hal penanganan Pandemi Covid-19 di Maluku,” Tutupnya. (BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan