Ketua Wilayah Buka Musancab IX PPP Tiga Kecamatan di Malra

Langgur, BedahNusantara.Com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku, Abdul Aziz Hentihu, membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) IX PPP tiga kecamatan, yakni Kei Kecil Timur Selatan, Kei Kecil Timur, dan Kei Kecil Barat, yang dipusatkan di Balai Ohoi Danar, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kamis (24/3). 

IMG 20220325 WA0030

Dalam sambutannya, Aziz mengatakan, pelaksanaan Musancab IX tingkat kecamatan ini, merupakan program lima tahunan yang telah menjadi kewajiban konstitusi.

“Oleh karena ini kewajiban konstitusi, maka  Musancab IX tingkat kecamatan ini, wajib  untuk dilaksanakan,” pungkasnya.

Menurutnya, kepengurusan PPP, saat ini didominasi oleh kaum muda, dimana atas nasehat para senior partai, para kaum muda diminta untuk menata dan menegaskan kembali semangat juang, untuk membumikan PPP, sebagai aset perjuangan umat.

“PPP bukan milik satu atau dua kelompok tertentu, tetapi ini menjadi milik umat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Aziz sedikit menceritakan bahwa dirinya juga bagian dari orang Kei, karena menghabiskan masa sekolahnya, mulai dari SD, SMP dan SMA di daerah berjulud Bumi Larvul Ngabal ini.

Oleh karena itu, kata Azis, Musancab IX PPP tingkat kecamatan, yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2022 kemarin, ditunda pelaksanaannya ke tanggal 24 Maret 2022.

“Saya bagian dari orang Kei, karena menghabiskan masa sekolah SD, SMP dan SMA disini. Untuk itu saya minta kegiatan ini ditunda ke hari ini, agar saya bisa hadir dan buka Musancab IX ini,” ujarnya.

Aziz meminta, agar semua pengurus PPP, baik itu ditingkat DPC, PAC, sampai ke ranting, dapat mengembalikan kejayaan partai.

“Saya hanya ingin memastikan, ditanah moyang kita ini, kejayaan PPP akan kita bumikan dan tegaskan kembali. PPP akan bangkit dikampung kita sendiri,” tambahnya.

Aziz berharap, dengan digelar Musancab IX PPP tingkat kecamatan ini, kepengurusan nantinya bisa saling menjaga hubungan baik antar sesama, saling menguatkan satu sama lain, dan saling menopang sesama pengurus.

“Hal itu yang harus kita lakukan, baik itu ditingkat Kabupaten, Kecamatan, maupun sampai ketingkat desa-desa yang ada di Malra,” pintanya. (BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan