Kesehatan Ambon Meningkat, Stunting Paling Rendah Sejak 2021

IMG 20251205 WA0013

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Kondisi kesehatan masyarakat Kota Ambon menunjukkan tren yang semakin membaik sepanjang tahun 2025. Salah satu indikator utama keberhasilan tersebut terlihat dari penurunan angka stunting yang kini berada pada 282 kasus, atau menjadi yang terendah sejak tahun 2021.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengatakan capaian ini merupakan hasil dari komitmen kuat Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat layanan kesehatan dasar serta program intervensi gizi yang menyasar langsung keluarga dan anak.

“Penurunan angka stunting ini adalah bukti bahwa berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota saat dihubungi dari Ambon, Senin (12/1/2026).

Selain keberhasilan menekan stunting, sektor kesehatan di Kota Ambon juga mencatat capaian penting melalui Universal Health Coverage (UHC) atau kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional yang telah mencapai 98,65 persen. Dengan angka tersebut, hampir seluruh penduduk Ambon telah memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang terjamin.

Di bidang pendidikan, Pemkot Ambon turut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 46.909 siswa di seluruh jenjang pendidikan telah menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Wali Kota, program MBG menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menunjang proses belajar-mengajar di sekolah.

“Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi dasar siswa, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih optimal, sekaligus mendukung perkembangan fisik dan kecerdasan anak,” jelasnya.

Wali Kota menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor antara Pemkot Ambon dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tenaga kesehatan, pendidik, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kesejahteraan anak dan pemerataan akses layanan dasar,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan