HUT ke-19, BPOM Launching Inovasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Maluku, Bedahnusantara.com: Di momen Ulang Tahun ke-19 ini Badan POM mengambil Tema “Perkuatan Kelembagaan dan SDM BPOM Menuju Masyarakat Sehat dan Berdaya Saing.” Atmosfer kemeriahan dalam perayaan HUT ini semakin terasa karena dimeriahkan oleh Marcing Band SDN 2 Ambon dan pada awal acara di buka dengan tarian Katreji.

bpom oke
HUT ke-19, BPOM Launching Inovasi
Pelayanan Terpadu Satu Pintu



19 tahun bukanlah waktu yang singkat, maka dalam perjalanannya BPOM Ambon terus melakukan inovasi, baik itu yang bisa kita gunakan secara internal maupun yang dapat digunakan oleh stakeholder. 

Tepatnya pada acara puncak HUT ke-19, BPOM resmi melaunching Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang merupakan salah satu inovasi unggulan BPOM Ambon.

Ada 2 inovasi unggulan peningkatan kualitas pelayanan publik di BPOM di Ambon, yaitu PTSP at Mall dan UMKM Jumping. Dikatakan at Mall karna BPOM akan membuka stand di Farmers Market, dengan pelayanan E-Registrasi pangan, layanan informasi online, layanan pengaduan online, layanan pengujian, dan lainnya. 

” Diharapkan dengan PTSP di Mall dapat mempermudah dan mempercepat waktu pelayanan serta pelayanan lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Hariani selaku kepala BPOM Ambon dalam sambutannya. 

Sedangkan untuk UMKM Jumping sendiri adalah inovasi untuk mendukung UMKM dalam membuat suatu lompatan untuk usaha yang lebih maju, dengan mempermudah proses pendaftaran prodak melalui kegiatan penjaringan, pendampingan, dan pendaftaran prodak di BPOM. 

Untuk mendukung inovasi UMKM Jumping ini kami sudah menjalin kerjasama dengan Disperindak, dinas koperasi, dan UMKM serta BUMN lainnya termasuk BUMDes. Jadi UMKM yang memiliki potensi akan mendapatkan pendampingan dan pendaftaran prodak di BPOM. 

” Harapan kami dengan adanya inovasi pelayanan publik ini dapat membantu percepatan pendaftaran prodak di BPOM melalui registrasi online dan PSP dan semakin dekat kepada masyarakat dalam rangka melindungi masyarakat Maluku dari peredaran makanan dan obat yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan,” jelasnya.

Dalam perayaan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Kota Ambon, A. G. Latuheru mengatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon setiap waktu bekerja sama dengan BPOM untuk mengawasi makanan dan obat-obatan terkhusunya jajanan anak sekolah agar kesehatan anak-anak juga dapat terjaga. 

” Kita berharap BPOM bisa turun ke tempat-tempat dimana jajanan itu di produksi, jadi sudah dapat mengambil langkah awal pencegahan dari situ sebelum beredar ke anak-anak,” pangkasnya. (BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan