Ambon,Bedahnusantara.com-Mantan ketua Himpunan Mahasiswa Papua (HMP) Kota Ambon Mathias Andarek sesalkan aksi pembentangan bendera bintang kejora milik organisasi Papua merdeka (OPM) yang dilakukan sejumlah mahasiswa Papua di sekretariat HMP Ambon, Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon, 26 April 2021 lalu.
“Saya sangat sesalkan apa yang di lakukan oleh adik- adik mahasiswa Papua yang telah mencemarkan nama baik mahasiswa pada semua kalangan baik itu di Mata pemerintahan,TNI-Polri dan masyarakat Kota Ambon,” ujarnya.
Kedatangan para mahasiswa Papua ke Maluku untuk menimbah ilmu dan berbaur bersama masyarakat Maluku bukan untuk membuat keributan.
“Mahasiswa datang untuk belajar agar, meraih sukses,” paparnya.
Dari awal dirinya ada di Maluku dan menjadi mahasiswa sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 ini, dirinya tidak pernah melakukan aksi makar, karena itu para mahasiswa yang telah melah melakukan aksi pembentangan bendera bintang kejora untuk tidak mengulangi lagi.
“Apa yang dilakukan mahasiswa Papua yang dirasakan tidak terdidik, supaya tidak mengulanginya lagi, karena dengan melakukan hal tersebut, dirasakan telah mencoreng nama baik mahasiswa Papua,” ungkapnya.
Dia mengatakan, sebagai mahasiswa Papua kita tahu bahwa tujuan kita datang kesini untuk kuliah dan kita berada di sini tinggal bersama saudara -saudara di maluku dan kita tidak jauh beda dengan mereka artinya kita satu ras melanesia,”beber mathias
“Sebagai kakak, kita harus mencontohkan yang baik untuk adik-adik kita dan mengarahkan mereka untuk tidak terprovokasi untuk hal-hal yang nantinya berdampak buruk bagi diri dan masa depan,” jelasnya.
Diketahui bahwa 26 April 2021 lalu, sejumlah mahasiswa Papua di Ambon lakukan aksi protes dengan berbagai pamflet, beberapa bertuliskan “Tolak Otsus Jilid II”
“Mari sama-sama kita bergandengan tangan untuk membuat tanah Papua dan orang tua kita bangga bahwa tidak sia-sia datang menempuh pendidikan di Kota Ambon, di sisi lain kita harus menyelesaikan studi kita karena kita akan pulang membangun tanah Papua,” ungkapnya.
Untuk itu kepada semua mahasiswa papua yang ada di Maluku marilah menghabiskan waktu untuk hal-hal yang baik bukan dihabiskan untuk hal-hal tidak terlalu penting, akan sia-sia.
“Saya berharap kepada seluruh mahasiswa jangan ceroboh dalam hal apapun dan jangan ikut- ikutan untuk kegiatan seperti itu,” harapnya ( BN-05)






