Hasil Survey 55 Persen Orang Tua Tolak Pendidikan Daring

Ambon,Bedahnusantara.com:Berdasarkan hasil survey 55 persen orang tua menolak pendidikan dalam jaringan.
31

Akui Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dalam keterangan pers di Balai Kota Ambon, Senin (03/08).
Dia mengatakan, sebanyak 37 persen orang tua yang siap melaksanakan daring, karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melakasanakan kajian akademis tentang metode yang tepat untuk melaksanakan sistem pendidikan yang dapat menjangkau seluruh siswa di Kota Ambon. 
“Kita sementara berdiskusi tentang program belajar yang dapat digunakan oleh para siswa,” ujarnya.
Dia mengakui, pihaknya merumuskan komponen strategis yang digunakan dalam program belajar yang baik diantaranya, manajemen pendidikan, infrastruktur dan kerjasama.
“Dari tiga komponen ini, lalu kita jabarkan dalam manjamen pendidikan soal pedoman belajar mengajar yang efektif di era pandemi, karena pedoman ini berpedoman kepada surat keputusan bersama empat menteri,” paparnya.
Dia menjelaskan, dalam manajemen pendidikan peranan para guru penting, karena berdasarkan hasil survei banyak guru sekolah yang lebih senang mereka memakai metode belajar  tatap muka.
“Guru-guru juga tidak terbiasa dengan menggunakan daring, meskipun ada sekolah yang bisa menggunakan daring secara baik, namun, ada siswa yang terkendala dengan pulsa data maupun handphone androit,” ketusnya.
Dia menuturkan, untuk wilayah Kota Ambon ada empat desa yang tidak memiliki jatringan internet diantaranya, Desa Kilang, Ema, Naku dan Hukurila, sehingga menghambat proses belajar siswa secara daring.
“kita akan melakukan koordinasi bersama Telkom dan Telkomsel untuk desa-desa yang belum memiliki jaringan internet,” tandasnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan