Maluku,Bedahnusantara.com: Ketua Pelaksana Gugus Tugas Pencegaha dan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Provinsi Maluku Kasrul Selang, membahas peran serta Tokoh Agama Maluku dalam penanganan COVID-19. Pembahasan tersebut berlangsung pada rapat bersama dilantai VI (enam) Kantor Gubernur, Rabu (6/5/2020).
![]() |
| Gustu Bahas Peran Tokoh Agama Dalam Penanganan Masalah COVID-19 |
Kasrul mengatakan berita baik dari sejumlah kasus COVID-19, adalah sebanyak 80 persen bisa sembuh dari rumah. Tidak perlu melakukan tindakan medis secara ekstrim. Faktanya, beberapa pasien dinyatakan sembuh setelah melakukan karantina di Balai Diklat.
“Yang menjadi pertanyaan kami, adalah kasus 21. Kasus ini diketahui tidak melakukan perjalanan kemana-mana seperti wilayah terpapar atau hasil tracking dari pasien positif, tidak bersentuhan dengan pasien manapun, namun terkonfirmasi,”Kata Kasrul.
Kasrul menegaskan yang gugus tugas khawatirkan adalah masalah seperti ini. Jangan sampai, pasien 21 ini tertular di Mall atau tempat umum lainnya. Kendala lainnya adalah menyangkut penanganan jenazah. Untungnya, seluruh Pemkab/kota telah menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU).
“Gugus tugas juga diperhadapkan dengan dua hal, yakni masyarakat yang memiliki stigma berlebihan tentang jenazah. Padahal pemakaman di TPU tidak ada persoalan. Sementara di sisi lain, protokolnya sangat ketat. Belum terkonfirmasi positif saja pun, sudah harus diperlakukan seperti orang yang sudah terkonfirmasi,”Tegas Kasrul.
Menurut Kasrul, misalnya seorang jenazah, masuk RS akibat infeksi saluran pernapasan. Meskipun tidak memiliki hasil tracking, tetap dimakamkan seperti pasien COVID-19.
(BN-04)






