![]() |
| Gubernur: Masmur 133:1-3 ” Ayat Perdamaian Dunia” |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Lomba Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Nasional ke-XI Di Maluku,yang dilaksanakan pembukaannya pada stadion Mandala Remaja Karang Panjang Selasa (6/10)kemarin menjadi tonggak perdamaian dunia.
Hal ini disampaikan Gubernur Maluku Ir. Said Asaggaff, dalam Salam selamat datangnya, yang disampaikan dihadapan Presiden RI, Joko Widodo, para mentri,pejabat negara lainnya dan Para tamu undangan yang memadati stadion tempat acara pembukaan berlangsung.
Dalam salamnya Gubernur Maluku mengutip ayat Alkitab dari kita Masmur Raja Daud, yakni Masmur 133:1-3 “Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun. seperti minyak yang baik diatas kepala meleleh kejanggut, yang meleleh ke janggut Harun dan keleher jubahnya. seperti embun gunung hermon yang turun keatas gunung-gunung Sion. Sebab kesanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya”.
Gubernur mengatakan, ayat suci ini adalah merupakan ayat suci keyakinan Iman dari seluruh Bangsa Indonesia, yang mana melalui ayat suci ini, Tvhan menyatakan berkatnya atas Bangsa Indonesia, dan terutama Provinsi Maluku, yang kini tidak lagi menjadi Laboratorium konflik, akan tetapi telah bertransformasi menjadi Laboratorium Perdamaian dan kerukunan umat beragama dalam kebineka tunggal Ikaan.
” ayat suci tersebut adalah ayat suci Iman dari Bangsa Indonesia, sebagai laboratorium perdamaian dunia. melalui provinsi Maluku tercinta ini”. ungkap Gubernur.
Ditembahkan Gubernur, ayat suci tersebut juga menjadi pedoman dalam mendukung program pemerintah, dan juga bangsa ini, untuk ayo kita kerja demi Indonesia yang hebat dan Sejaterah.
Dikatakannya, masyarakat Maluku kini telah menjadi contoh nyata perdamaian dan kerukunan, bahkan Kota Ambon, telah menjadikan dirinya sebagai tvan dan nyonya rumah yang baik, bagi perhelatan Pesparawi Nasional ke-XI ini.
” Kota Ambon, menyambut semua Kontingen yang adatang dan juga menyambut semua orang, dalam keramah tamahan dan cinta kasih, yang berbalut semboyan Ale Rasa Beta Rasa, Potong Dikuku Rasa Didaging, sagu Salempeng Dipatah Dua, yang mencirikan Ambon sebagai kota yang manise dan aman serta damai”.
olehnya kata Gubernur, Maluku akan terus berbenah dan mendukung semua program pemerintah dan melaksanakan amanat serta kepercayaan pemerintah pusat, lewat berbagai Event Nasional dan Internasional. Bahkan Maluku berupaya menjadi Ikon dan percontohan bagi Bangsa Indonesia dan Dunia Internasional dalam aspek Perdamaian dan Kerukunan.
” Maluku akan menjadi Destinasi Perdamaian Dunia, dan percontohan serta laboratorium pedamaian dan kerukunan yang barlandaskan Pancasila dan Rasa pela-gandong’.(BN-08)






