Maluku, Bedahnusantara.com: Dalam rangka penyusunan Rencana Pelaksana Kegiatan (RPK), Gubernur Maluku, Murad Ismail beserta seluruh kepada Daerah dan Mentri terkait mengikuti Video Konfrens (Vidkon), yang di buka langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, Kamis (30/04).
![]() |
| Gubernur Maluku Ikut Vicon Rapat RPK Bersama Presiden |
Hal tersebut dikatakan Gubernur kepada media, di Depan Kantor Gubernur Maluku. seusai mengikuti rapat penyusunan Rencana Pelaksana Kegiatan (RPK) tersebut.
Pada kesempatan tersebut, kata Gubernur, setiap kepala daerah menyampaikan keadaan daerah masing-masing dalam menghadapi pandemi Virus Corona (Covid-19).
Ada beberapa poin dalam menyikapi upaya dan penanganan covid, telah di lakukan relokasi anggaran secara besar-besaran yang di fokuskan pada tiga hal,kesehatan, daya tahan ekonomi, dan sosial.
“Belum Ada Kepastian berakhirnya wabah covid, hanya disiplin, kecepatan dan ketepatan yang akan membuat kita bisa bertahan semoga kita bisa melewati wabah ini dengan baik. Dan tidak lupa mendorong pengembangan industri dan sektor energi ekonomi,” Ujar Gubernur.
“Sampai dengan hari ini jumlah terkonfirmasi ada 23 Khasus, 12 orang Sembuh dan 11 orang masih ada dalam perawatan tim medis, ” Ungkapnya.
Orang nomor satu di Maluku itu menyampaikan, Sampai saat ini, terdapat dua ratus lebih negara yang terpapar covid-19, dengan cepat tertular, perkembangannya sangat cepat dan luar biasa.
Dalam Vidkon yang berlangsung juga ada Mentri Dalam Negeri, Gubernur juga menyampaikan keadaan pasien-pasien yang rawat serta yang sembuh kepada Mendagri.
“Saya juga sampaikan kepada Mendagri kalau Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 59 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 12 orang. Setelah itu, ada juga arahan dari Kepala Bappenas RI,” Bebernya.
Mendagri menyampaikan dua hal terkait singkronisasi daerah dan pembangunan nasional, yaitu yang pertama, jika wabah covid belum berlalu maka seluruh kegiatan tetap di fokuskan pada penanganan covid. Dan yang kedua, masalah wabah ini setelah selesai yang kita fokuskan yaitu pemulihan dan lanjutkan visi-misi Presiden mulai pembaguna Sumber Daya Manusia (SDM) , infratruktur dan lainnya. Harus di fokuskan dan tepat sasaran.
Tidak hanya itu, dari sisi ekonomi juga dibicarakan, termasuk juga Mentri Keuangan yang ikut serta dalam Vidkon, Beliau menyampaikan arahan kepada sejumlah kepala daerah dan arahan viskual.
Sedangkan Kepala BNPB, Dony Monardo menyampaikan empat poin penting yaitu masyarakat harus jangan protokol nanti memutus mata ratai, pemda harus memberikan pencerahan dengan menggunakan istilah-istilah daerah, menurut data yg di sampaikan Orang Tanpa Gejalah (OTG) sudah mencapai 75 persen, oleh sebab itu perlu dilakukan rapid masal di daerah, salah satu kekuatan bangsa yang dapat memotong covid adalah gotong royong.
“Jadi saya minta kepada masyarakat untuk tetap jaga jarak, dan pakai masker. Tetap jaga kesehatan, ” Tutupnya.(BN-04)






