Ambon, Bedahnusantara.com: Upah atau gaji adalah hak yang mestinya diberikan kepada setiap orang yang telah melakukan tugas dan tanggug jawabnya secara baik dan benar.
![]() |
| Gaji Tenaga Honorer Pemkot Ambon Tak Kunjung Jelas, OPD Dituding Lambat Masukan Draf Permintaan |
Akan tetapi apalah jadinya jika setelah seseorang telah melakukan tugas dan tanggung jawabnya, namun semua hak dan upahnya tidak juga diberikan atau dibayarkan kepada yang bersangkutan.
Hal inilah yang sementara dialami oleh sejumlah tenaga honorer (kontrak) pada lingkup Pemerintah Daerah Kota Ambon, yang hingga kini belum juga mendapatkan pembayaran hak mereka padahal segala tugas dan tanggung jawabbnya telah dilakukan secara baik.
Terkatung katungnya pembayaran hak tenaga Honorer (kontrak) di Lingkup Pemerintah Daerah Kota Ambon ini disinyalir merupakan akibat dari pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai lambat dalam memasukan permintaan angggaran dan kelengkapan administrasi lainnya.
Padahal dampak sebagai akibat keterlambatan pembayaran hak dan upah para tenaga Honorer (kontrak) ini, maka sampai saat ini para tenaga Honorer (kontrak) di Lingkup Pemerintah Kota Ambon hanya bisa menahan diri dan menunggu proses yang belun ada titik terangnya.
Kepala Bagian Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, Benny Selanno kepada wartawan di Balai Kota Ambon menuturkan, permasalahan ini karena keterlambatan memasukan permintaan oleh sejumlah OPD.
“Keterlambatan pembayaran apa yang menjadi hak hak dari tenaga honorer (kontrak) di lingkup Pemerintah Kota Ambon karena faktor terlambatnya pengurusan administrasi berupa input data data pendukung baik data milik oknum tenaga honorer (kontrak) dan data data pendukung yang menjadi kewenangan OPD pekerja itu berkerja,” Ujarnya.
Menurutnya alasan utamanya adalah karena keterlambatan dalam melakukan input daari bagian OPD , sehingga jika kebutuhan administrasi ini diselesaikan dan dimasukan ke bagian Kepegawaian maka akan diusulkan ke bagian keuangan Pemerintah Kota Ambon.
“Pada prinsipnya kita menunggu hasil permintaan setiap OPD dan dari hasil tersebut kita ajukan ke bagian keuangan untuk segera dilakukan pembayaran,” tuturnya. (BN-07)






