DPRD Maluku Pilih 3 Calon Penjabat Gubernur.

Ambon,Bedahnusantara.com-Masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, dan 01 Desember tahun 2023, DPRD Provinsi Maluku akan melakukan Paripurna pemberhentian Murad Ismail dan Bernabas Orno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Benhur Watubun

,DPRD Provinsi Maluku, telah mengagendakan paripurna pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Pemilihan calon Penjabat Gubernur Maluku, setelah proses pendaftaran bakal calon Penjabat Gubernur Maluku, sebanyak lima figur mendaftar. Mereka adalah,
Nus Sapteno (Rektor Unpatti), Zainal Abidin Rahawarin (Rektor IAIN), Deputi II Kemanam dan Sandi Negara, Mayjen TNI Dominggus Pakel, dan Olivia Lacutonsina (Wakil Ketua Komnas Perempuan dan Anak) dan Staf Ahli Menteri PANRB Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Drs Djufri Rahman, M.Si.

Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun mengatakan, agenda pemilihan Penjabat Gubernur Maluku, digelar (01/1/2023) sekira pukul 13.00 WIT.

“Kami harapkan 44 anggota DPRD Provinsi Maluku, hadir agar kita memilih balon Penjabat Gubernur yang mendaftar di Panitia Kerja tim penjaringan Penjabat Gubernur Maluku,”harap Watubun, ketika memimpin rapat paripurna di DPRD Provinsi Maluku, Rabu (28/11/2023).

Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku ini mengatakan, dari 5 balon Penjabat Gubernur Maluku yang mendaftar, 3 bakal calon Penjabat Gubernur dipilih untuk diusulkan ke Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri untuk memutuskan 1 nama untuk menggantikan Gubernur Maluku, Murad Ismail, yang masa jabatannya berakhir 31 Desember 2023 mendatang.

Sementara itu, Wakil Ketua DP Provinsi Maluku, Melkianus Sairdekut mengaku, pihaknya melakukan pemilihan dan penetapan 3 calon Penjabat Gubernur Maluku, sesuai amanat undang-undang memberikan kesempatan kepada lembaga politik itu untuk mengusulkan.

“Kita berharap besok, prosesnya berjalan baik dan memilih 3 figur Penjabat Gubernur Maluku. Nanti kita urut sesuai peningkatan suara pertama, kedua, dan ketiga,”jelas Sairdekut, kepada awak media usai mengikuti rapat paripurna.

Politisi Partai Gerindra ini mengaku, pihaknya menjaring, memilih, dan menetapkan 3 Penjabat Gubernur Maluku, secara terbuka dan transparan.

“Jadi setiap anggota dewan masing-masing menggunakan hak pilihnya dan tidak bisa diwakili. Jadi setelah ini kita rapat dengan ketua-ketua fraksi agar, proses pemilihan besok itu berjalan dengan segala baik,”harapnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan