Korsleting Listrik Hanguskan Dua Rumah di Air Salobar

IMG 20260114 WA0006

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Ambon. Kali ini, dua unit rumah warga di kawasan Kompleks Pohon Mangga, Air Salobar, RT 002/RW 006, Kelurahan Nusaniwe, dilalap si jago merah pada Sabtu malam (9/5/2026). Berkat respon cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Asril melalui layanan panggilan darurat 112 pada pukul 23.16 WIT. Dalam laporan itu disebutkan kebakaran terjadi di rumah milik Ibu Murni yang berada di kawasan padat penduduk di Air Salobar.

Tidak membutuhkan waktu lama, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Tepat pukul 23.24 WIT, atau hanya delapan menit setelah laporan diterima, tim pemadam tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman.

Untuk menangani kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari markas komando (Mako) dengan total kekuatan 18 personel. Operasi pemadaman dipimpin oleh regu Platon A, dengan dukungan personel dari Platon B dan Platon C guna mempercepat proses pengendalian api.

Kondisi lokasi yang berada di kawasan permukiman padat membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati agar kobaran api tidak menjalar ke rumah warga lainnya. Dengan peralatan lengkap dan koordinasi yang baik antar personel, petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan dua unit rumah sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, saat diwawancarai melalui sambungan telepon pada Minggu (10/5/2026), mengatakan kecepatan respon personel di lapangan menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.

Menurut Alfredo, begitu laporan masuk melalui call center 112, seluruh personel yang sedang bertugas langsung bergerak tanpa menunggu lama menuju lokasi kejadian.

“Begitu laporan diterima, anggota langsung bergerak. Respon cepat ini sangat penting karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat. Puji Tuhan api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” ujar Alfredo.

Ia menambahkan, meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian material dipastikan cukup besar. Namun hingga saat ini, jumlah pasti kerugian masih dalam proses pendataan.

Alfredo juga mengingatkan masyarakat Kota Ambon agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berasal dari instalasi listrik di rumah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menggunakan sambungan kabel yang berlebihan, serta memastikan seluruh perangkat elektronik dalam kondisi aman. Pencegahan adalah langkah paling penting,” tegasnya.

Setelah melakukan proses pemadaman dan pendinginan selama lebih dari satu jam, situasi di lokasi akhirnya dinyatakan aman pada pukul 01.01 WIT. Seluruh personel kemudian kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon juga kembali mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan potensi kebakaran, melalui Pos Ambon di nomor 0911-351113, Pos Passo 0911-361113, Pos Hative Besar 0911-3670113, maupun Call Center 112. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan