Dinas Pendidikan Kota Ambon Lakukan Penyerahan Guru Muatan Lokal Musik Kota Ambon Tahun 2021.

Ambon,Bedahnusantara.com:Untuk mendukung Ambon sebagai Kota musik dunia, Dinas Pendidikan Kota Ambon penyerahan guru muatan lokal musik Kota Ambon tahun 2021.

AVvXsEirqtKmlJmqztUUciOl0DAtlZYhw YYZAD9PVui07CsA30SX8rqBq3FfZ1 CdNEtWB2K9XnxpL03nl68tAO7NlLVqNK 7Y7K8 HYfwQ wWWQJ0Yzha1wQj4hAbh3 4GY5wik aV579 zVKeqzXpHhj7mI6DgciTKUGredl7u4okD0ztQMVUVyniJswY1Q=w640 h296


Penyerahan 20 orang guru muatan lokal musik dari Dinas Pendidikan Kota Ambon kepada 10 sekolah piloting projek diantaranya, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada pada destinasi wisata Kota Ambon.

AVvXsEg YfOkmqQW vv8V3TBlSPk03ET Mi7F xf9bZWux1r85zklTqHWKUHjgY2rPEC684OKfa5k3SIPNQ B5ZHoUWuRvOG57yVr3a6y3GFj0meZ4QYV5IFplqIgHKhZymdSE1Qhrt2Rc7ctlzX7qTLNKd8KAPURsLk j6eo51w9ssVUgaBAi GKp p7odzZw=w640 h296


Selain penyerahan guru musik, Dinas Pendidikan Kota Ambon juga melakukan penyerahan alat musik diantaranya, Ukulele, Rebana, Suling Bambu dan Tifa yang disaksikan Direktur Ambon Musik Office (AMO) Ronny Loppies.

AVvXsEgPbzEV FZT G7bF18mF7sLUC 8LQAuJd0uOLdrpGvR MpdkzaS9yhjK9qvmhELzEY 9o2m DeIT lE1 0PUHTWm J548 lYGykm2TN sjoI3UMRiAUCI07tLjlNDY ezTdrhC WjlCK5zYpl OYqlVyheOLr 9k3HPsuS8vd9Rzx6xJJoTl5dF8meR5Q=w640 h296


Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Jhon Sanders mengatakan, tujuan dilakukan penyerahan guru musik untuk memberikan literasi bagi pendidikan musik untuk generasi kedepan, karena dengan musik kita membentuk sikap dan karakter maupun pengetahuan kepada generasi muda di Kota Ambon.


“Musik akan menjadi penggerak untuk memberikan semangat belajar bagi peserta didik,” katanya usai melakukan penyerahan 20 orang guru musik yang berlangsung pada Dinas Pendidikan Kota Ambon, Selasa (2/11/2021).


Dia mengakui, pihaknya mendorong guru musik dalam mengembangkan musik di sekolah berdasarkan regulasi yang ada.


“Kita sudah memiliki regulasi dalam Perwali 39 tahun 2020 tentang Pendidikan Musik serta dibantu dengan Dokumen Kurikulum tentang Standar Kelulusan dan Kompetensi Inti diantaranya, kompetensi dasar, silabus, panduan guru dan buku belajar siswa dan tenaga pengajar,” ujarnya.


Dia menjelaskan, dengan adanya kurikulum musik dan sekolah piloting projek akan menarik popularitas wisatawan domestik maupun manca negara untuk melakukan kunjungan di Kota Ambon.


Selain itu, lanjut dia,  pada sekolah musik yang menjadi pilot projek akan dilakukan berbagai macam iven berbasis musik, sehingga geliat kreatifitas berbasis musik akan terlihat.


“Dengan kreatifitas yang dilakukan melalui pendidikan musik akan memberikan dampak bagi ekonomi kreatif, dengan peningkatan guru musik dan alat musik yang dihasilkan usaha kecil menengah (UKM),” paparnya.


Dia berharap, kerjasama yang terbangun antara Dinas Pendidikan Kota Ambon dan Ambon Musik Office (AMO) akan berjalan terus dalam mempertahankan Ambon sebagai Kota musik dalam mengembangkan wisata di Kota Ambon.


“Saya harapkan AMO akan membantu Dinas Pendidikan dalam mengembangkan muatan lokal berbasis musik di Kota Ambon,” harapnya.


Hal senada disampaikan, Direktur AMO Ronny Loppies memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan Kota Ambon yang telah berupaya mengimplementasikan kurikulum muatan lokal musik etnik di Kota Ambon.


“Ini sesuatu yang sangat membanggakan tapi, sangat aktual karena Dinas Pendidikan Kota Ambon dan kurikulum muatan lokal sementara menjawab Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dan New Urban Agenda dalam menjawab sebuah komitmen sebagai kota-kota untuk melakukan pembangunan secara berkelanjutan pada tataran internasional,” ungkapnya.


Dia berharap, ini menjadi contoh besar bagi Kota Ambon dalam menjawab tantangan dunia dalam dunia pendidikan.


“Dinas pendidikan akan menghasilkan karya yang inovatif dan kreatif,” tandasnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan