![]() |
| Gubernur Tegur Bupatti SBB |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Jakobus Puttileihalat dan jajarannya ditegur secara keras oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff, karena hingga saat ini belum mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (R-APBD) 2016 untuk dievaluasi.
“Saya telah menegur dan agar memanggil Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBB karena hingga saat ini belum mengajukan RAPBD 2016 untuk dievaluasi, sebab jika tidak mereka akan mendapatkan konsekuensi yang cukup berat,” katanya keda Bedah Nusantara.com di Ambon pada Senin (18/1).
Said Assagaff berharap agar Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBB dapat mengindahkan pemanggilannya sehingga rakyat tidak disepelekan kebutuhannya yang diakomodasi dalam R-APBD.
“Sekiranya mereka datang, karena maka telah diarahkan bertemu Gubernur atau Wagub untuk menyelesaikan hal-hal yang belum diselesaikan termasuk belum diajukannya R-APBD 2016 untuk dievaluasi,oleh pemerintah Provinsi Maluku” ujarnya.
Orang nomor satu di Maluku ini bahkan siap memfasilitasi Pemkab SBB dengan DPRD setempat sehingga bila ada masalah harus segera diselesaikan sehingga RAPBD 2016 segera tertangani.
“Bila Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBB memenuhi panggilan, maka kita tinggal memfasilitasi DPRD untuk duduk bersama menyelesaikan RAPBD 2016,” katanya.
Dirinya menyesalkan kurangnya kepedulian Pemkab SBB dalam menyelesaikan RAPBD 2016 yang bila tidak tuntas, maka pastinya dikenakan sanksi.
“Konsekuensinya realisasi program 2016 menerapkan APBD 2015 karena memang sanksi diatur ketentuan Undang – Undang,” tandas Gubernur.
Assagaff bahkan memandang perlu mengingatkan Bupati SBB soal penyerahan DIPA 2016 yang seharusnya direalisasikan pada Januari 2016.
“Saya saat menyerahkan DIPA APBN 2016 di Ambon pada akhir Desember 2015 telah mengingatkan semua Bupati/Wali Kota. Sayangnya saat itu tidak ada perwakilan dari SBB sehingga hanya mengambil dokumen APBN,” ujar Gubernur. (BN-08)






