Ambon, Bedahnusantara.com – Dalam upaya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di sekolah dan lingkungan rumah tangga. Kali ini, kegiatan berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darma Ali Fauzy Ambon, Rabu, (5/11/2025) yang diikuti antusias oleh para siswa, guru, dan perwakilan orang tua murid.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari program edukasi berkelanjutan BPBD untuk memperkuat pengetahuan dasar tentang penanggulangan bencana di tingkat masyarakat. Melalui pendekatan langsung ke sekolah-sekolah, BPBD berharap generasi muda dapat memahami bagaimana cara menyelamatkan diri, melindungi orang lain, serta bertindak cepat dan tepat saat terjadi bencana.
Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD Kota Ambon memberikan materi tentang jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Ambon, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan kebakaran. Para peserta juga diajak mempraktikkan simulasi tanggap darurat, termasuk cara berlindung saat gempa, langkah evakuasi yang aman, serta pentingnya memiliki tas siaga bencana di rumah.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, Novita Berhitung, S.STP., M.Han, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan hanya sekadar penyampaian informasi, tetapi juga bentuk pembentukan karakter tangguh dan peduli terhadap keselamatan diri serta lingkungan.
“Mitigasi bencana harus dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana di sekitar kita. Anak-anak perlu tahu apa yang harus dilakukan saat gempa, guru harus tahu bagaimana menenangkan siswa, dan orang tua perlu tahu bagaimana melindungi keluarga di rumah. Ini semua bagian dari membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana,” ujar Novita.
Ia menambahkan, Kota Ambon sebagai wilayah yang berada di kawasan rawan gempa dan banjir membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, termasuk sekolah dan keluarga, dalam upaya pengurangan risiko bencana. Karena itu, BPBD terus mendorong agar edukasi kesiapsiagaan ini dijadikan kegiatan rutin, tidak hanya saat ada bencana terjadi.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif BPBD Kota Ambon ini. Kepala Madrasah MI Darma Ali Fauzy Ambon Mrs. Jumniah Awad, S.IP menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah kota dalam memberikan edukasi bencana kepada siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena anak-anak adalah kelompok yang paling rentan ketika bencana melanda.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat aktif mengikuti setiap sesi, terutama saat simulasi evakuasi. Mereka diajarkan bagaimana menenangkan diri, melindungi kepala, dan mencari tempat aman ketika terjadi gempa bumi. Guru dan orang tua juga dilatih untuk menjadi pendamping tangguh bagi anak-anak saat situasi darurat.
Dengan kegiatan ini, BPBD Kota Ambon berharap seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi mitigasi bencana di lingkungan masing-masing. Edukasi sejak dini dinilai efektif membentuk kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Sosialisasi mitigasi bencana di MI Darma Ali Fauzy Ambon menjadi langkah nyata pemerintah dalam menyiapkan masyarakat yang tanggap, terlatih, dan siap menghadapi setiap potensi bencana di masa mendatang. (BN Grace)





