Ambon, Bedahnusantara.com – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan kerja, PR Pertamina Wayame menggelar kegiatan simulasi bencana pada Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan, unsur keamanan, serta melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon.
Simulasi tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan sistem tanggap darurat terhadap berbagai potensi risiko seperti kebakaran, tumpahan bahan bakar, hingga gempa bumi yang dapat mengganggu operasional maupun mengancam keselamatan pekerja.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, Novita Berhitu, S.STP., M.Han, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara industri dan pemerintah dalam membangun kesiapsiagaan bencana.
“Pertamina Wayame adalah salah satu objek vital nasional. Karena itu, kesiapsiagaan dan koordinasi yang kuat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat. Simulasi seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap personel memahami langkah-langkah penanganan dan evakuasi,” ujar Novita.
Dalam simulasi tersebut, peserta menjalankan skenario kebakaran di area tangki penyimpanan bahan bakar. Tim tanggap darurat Pertamina bersama petugas BPBD Kota Ambon, Damkar, dan aparat keamanan bergerak cepat melakukan evakuasi, pengamanan area, serta penanganan korban simulasi sesuai prosedur standar keselamatan kerja.
Perwakilan manajemen PR Pertamina Wayame menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap budaya keselamatan (safety culture) dan mitigasi risiko bencana.
“Kami akan terus memperkuat kapasitas dan koordinasi internal agar siap menghadapi segala bentuk potensi bencana. Keselamatan pekerja dan lingkungan adalah prioritas utama,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya tanggap darurat dan memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi bencana di wilayah operasional Pertamina Wayame. (BN Grace)





