Warga Tanah Tinggi Minta Pemerintah Kota Ambon Membuat Trotoar Demi Kenyamanan Pejalan Kaki

IMG 20251106 WA0011 scaled

 

 

Ambon, Bedahnusantara.com – Fasilitas trotoar di Kota Ambon kembali menjadi perhatian warga. Salah seorang warga Tanah Tinggi, RW/RT 03/003, Kelurahan Uritetu, Kota Ambon, Pak Uce, meminta agar Pemerintah Kota Ambon memberikan perhatian serius terhadap kondisi trotoar yang dinilai belum memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki.

 

Saat diwawancarai di Ambon, Kamis (6/11/2025), Pak Uce menyampaikan bahwa trotoar merupakan fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk beraktivitas dengan aman dan nyaman. Namun, kondisi yang ada saat ini menurutnya masih jauh dari harapan.

 

“Saya ini suka jalan kaki karena saya anggap itu olahraga, tapi selama ini trotoar di Kota Ambon belum memberikan kenyamanan. Banyak trotoar rusak, sempit, bahkan tidak tersedia sama sekali,” ujar Pak Uce.

 

Ia menilai, kebiasaan berjalan kaki seharusnya bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Kota Ambon. Apalagi, kota ini memiliki tata ruang yang indah dan potensial menjadi kota ramah pejalan kaki jika infrastrukturnya diperbaiki.

 

“Kota Ambon ini sebenarnya pantas untuk jalan kaki, tapi kalau tidak ada jaminan kenyamanan dari pemerintah, bagaimana warga mau merasa aman dan nyaman?” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Pak Uce juga menyoroti selokan-selokan yang terbuka dan tidak tertutup dengan baik di sekitar wilayah tempat tinggalnya. Kondisi itu menurutnya membahayakan pejalan kaki serta menurunkan estetika lingkungan kota.

 

“Banyak selokan yang dibiarkan terbuka dan kotor. Kalau ditutup dan ditata dengan baik, kota ini akan lebih rapi dan bersih. Saya yakin pemerintah punya anggaran, tinggal bagaimana perhatiannya saja,” jelasnya.

 

Ia berharap Pemerintah Kota Ambon menjadikan penataan dan perbaikan trotoar sebagai bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur perkotaan. Menurutnya, fasilitas publik yang baik mencerminkan kota yang peduli terhadap warganya.

 

“Kalau kota ini nyaman dan bersih, warga pasti bangga. Saya hanya berharap pemerintah bisa memperhatikan hal-hal kecil yang berdampak besar bagi masyarakat,” tutup Pak Uce.

 

Dengan adanya perhatian terhadap fasilitas pejalan kaki, warga berharap Ambon dapat berkembang menjadi kota yang tertata, ramah lingkungan, dan nyaman bagi semua kalangan. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan