Ambon,Bedahnusantara.com:Sebanyak 931 keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) menerima bantuan sosial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Maluku Andi Nurka dalam laporan mengatakan, bantuan diberikan kepada 931 keluarga WBP dalam bentuk bantuan sosial (bansos) dan peralatan ketrampilan terdiri dari Lapas kelas II Ambon sebanyak 391 orang, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Ambon sebanyak 377 orang, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ambon sebanyak 51 orang, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II sebanyak 32 orang dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon sebanyak 80 orang.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga mengaku, pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi dunia termasuk napi yang ada di Kota Ambon, sehingga pemerintah memberikan bansos kepala keluarga WBP di Kota Ambon.
“Bansos diberikan kepada 131 keluarga WBP sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah memberikan perhatian kepada napi di Kota Ambon,” katanya
disela-sela pemberian bansos bagi keluarga napi yang berlangsung Lapas Kelas II A Ambon, Rabu (26/08/20).
Hari ini merupakan momentum berharga karena, bukti sinergitas yang sangat baik antara Kementerian Hukum dan HAM Maluku bersama Pemkot Ambon kepada warga yang tertentu harus menjalani pidana pada Lapas maupun Rutan.
karena itu, lanjut dia, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih dan dukungan Pemkot Ambon kepada keluarga WBP yang ada di Kota Ambon.
“Ungkapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemkot Ambon yang telah memberikan kepedulian kepada para WBP di Kota Ambon,” terangnya.
Dia berharap, kepedulian dan perhatian Pemkot Ambon akan tetap berlangsung kedepan.
“Kami menyadari banyak bekerjasama yang dibutuhkan dalam mewujudkan warga binaan kembali ke masyarakat menjadi manusia yang mandiri,” ungkapnya.
Hal yang sama disampaikan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, pandemi Covid-19 memberikan dampak kesehatan maupun krisis ekonomi keluarga.
“Makan minum tak terkecuali keluarga WBP. Karenanya, Pemkot berpandangan WBP juga harus dibantu untuk meringankan beban hidupnya dengan bansos dan peralatan ketrampilan yang bisa digunakan untuk mengasah bakat mereka,” terangnya.
Dirinya berharap, bantuan yang diberikan itu dapat bermanfaat dan setidaknya mampu meringankan beban keluarga WBP dimasa pandemi Covid-19 .
“Bantuan yang diberikan akan meringankan beban keluarga WBP yang ada di Kota Ambon,” tandasnya.( BN-02)






