11 Orang Di Maluku Dinyatakan Positif Covid 19 Dan 1 Orang Dinyatakan Sembuh

Ambon,Bedahnusantara.com: Dampak penyebaran Covid 19, di Provinsi Maluku kini menunjukan trend peningkatan, ternyata berdasarkan data resmi yang didapati oleh Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Jumlah Pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Maluku bertambah hingga menjadi 11 orang.

11%2Bpositif
11 Orang Di Maluku Dinyatakan Positif Covid 19 dan 1 Orang Dinyatakan Sembuh



Demikian dijelaskan oleh Kata Kasrul Selang Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku Kepada awak media di Ambon.

“Adapun, penambahan jumlah pasien positif Covid 19 ini dijabarkan sebagai berikut, menurur hasil penelusuran dari pasien kasus 02 yaitu Nenek Berumur 74 Tahun itu, ternyata terdapat juga 3 pasien baru yang dinyatakan positif Covid 19 yang berasal dari keluarga sang Nenek Berusia 74 tahun ini, sehingga total menjadi 4 Orang. kemudian dari pasien kasus 03 dari Saparua, sekarang positif lagi suami dengan anaknya. sehingga yang berasal dari Saparua sudah menjadi 3 orang terkonfirmasi positif,” Jelasnya.

Kemudian, kata Selang, terdapat pula 1 pasien baru yang dirujuk dari SBB  dan terkonfirmasi positif, serta ada juga 1 pasien lagi di Rumah Sakit AL Halong juga terkonfirmasi berstatus positif Covid 19 karena melakukan perjalanan pulang dari manado kemarin. 

“Sedangkan dari 12 prajurit yang berada di SPN Passo dan telah ambil slip hasil data Lab kemarin dan terkonfirmasi 2 orang dinyatakan positif. bahkan hal itu tadi sudah di konfirmasi dengan kapolda Maluku, dan kedua pasien tersebut akan diisolasi di RS Bhayangkara Polri,” Paparnya.

Dengan demikian kalau di update lagi semua maka pasien yang terkonfirmasi sampai hari ini yang positif ada 12, 1 sembuh dan 11 ini masih dalam perawatan.

Selanjutnya, 11 pasien ini secara umum masih dalam kondisi baik, klinisnya baik. Kemudian jumlah PDP saat ini berjumlah 7 orang, kemudian ODP berjumlah 131 orang.

“Kita sudah koordinasi ke Kabupaten SBB, Maluku Tengah dan Kota Ambon untuk segeta melakukan treaking terhadap jejak mulai dari pasien 04 sampai ke pasien 12.

Kasrul menghimbau agar masyarakat jangan panik berlebihan namun kita tetap waspada. Baik yang melakukan perjalanan apa lagi yang mudik, dengan secara sadar keluarganya untuk tetap setap secara ketat melakukan karantina mandiri. 

“Kalau tidak bisa di rumah, segera melapor pada RT, biar kita karantina. Di Kota Ambon ada tempat karantina yang dikordinasikan dan dikoordinir langsung oleh pihak pemkot,”Himbau Kasrul.

Kasrul juga berharap kepada media agar tetap waspada untuk kita semua, biar kita tetap mengikuti anjuran dan jaga jarak, pakai masker dan seterusnya.(BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan