Wattimena Tekankan Peran Strategis PKK dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045

IMG 20251217 WA0035 scaled

 

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan saat ia memberikan sambutan pada Rapat Kerja TP PKK Kota Ambon yang digelar di Hotel Manise, Rabu (17/12/2025).

Dalam sambutannya, Bodewin Wattimena menyampaikan bahwa setiap organisasi, termasuk TP PKK, dibentuk dengan tujuan yang jelas dan harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, rapat kerja menjadi forum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan seluruh sumber daya, serta merumuskan arah dan strategi program kerja yang tepat sasaran.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan visi, menyusun perencanaan yang matang, dan memastikan bahwa seluruh program yang dijalankan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Bodewin.

Ia menambahkan, cita-cita Indonesia Emas 2045 merupakan gambaran Indonesia yang telah memasuki usia 100 tahun kemerdekaan dan berada pada posisi sebagai negara maju, sejajar dengan negara-negara lain di dunia. Untuk mencapai tujuan besar tersebut, diperlukan kerja bersama dari seluruh elemen bangsa, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun organisasi kemasyarakatan.

Menurut Wali Kota, pemerintah memiliki peran dan tanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, namun keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Dalam konteks inilah, TP PKK dinilai memiliki posisi yang sangat penting karena bekerja langsung pada basis keluarga.

Bodewin menjelaskan bahwa generasi yang akan mengisi Indonesia Emas 2045 saat ini sedang berada pada tahapan kehidupan yang sangat menentukan, mulai dari anak yang masih dalam kandungan, anak usia dini, hingga pelajar di tingkat SD dan SMP. Mereka inilah yang hari ini harus menjadi sasaran utama intervensi seluruh program pembangunan.

“Anak-anak yang masih dalam kandungan hari ini, 20 tahun ke depan akan berusia 20 tahun. Anak-anak SD dan SMP hari ini akan menjadi generasi produktif. Karena itu, kualitas mereka sangat ditentukan oleh apa yang kita kerjakan sekarang,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang dihadapi Kota Ambon saat ini, seperti meningkatnya penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga tindak kriminalitas, berakar dari lemahnya ketahanan keluarga.

“Keluarga adalah basis dari masyarakat. Jika keluarga kuat, maka masyarakat dan kota juga akan kuat. Sebaliknya, jika keluarga rapuh, maka berbagai persoalan sosial akan terus muncul,” jelasnya.

Oleh karena itu, Wali Kota mendorong TP PKK untuk mengambil peran aktif dalam membantu pemerintah melalui program-program yang berfokus pada pembinaan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan anak, perlindungan perempuan dan anak, serta pembentukan karakter generasi muda.

Lebih lanjut, Bodewin Wattimena menegaskan bahwa meskipun TP PKK harus tetap mengacu pada kebijakan dan program pemerintah pusat maupun provinsi, namun PKK Kota Ambon perlu menyusun program kerja yang spesifik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat kota.

“Setiap daerah memiliki karakteristik dan persoalan yang berbeda. Karena itu, PKK Kota Ambon harus mampu mengidentifikasi masalah secara tepat dan merumuskan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di kota ini,” ujarnya.

Melalui Rapat Kerja TP PKK Kota Ambon ini, Wali Kota berharap akan lahir program-program kerja yang inovatif, terencana, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader PKK untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen, karena apa yang dikerjakan hari ini akan menentukan masa depan Kota Ambon.

“Apa yang kita lakukan sekarang akan berdampak 20 tahun ke depan. Mari kita berikan yang terbaik dari apa yang kita miliki, agar Kota Ambon dipenuhi oleh generasi unggul yang siap membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan