Ambon,Bedahnusantara.com-Sukses melaksanakan peletakan batu penjuru pembangunan Sitanala Learning Center (SLC) Gereja Protestan Maluku (GPM) oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia dan Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono di disamping Gereja Rehoboth, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (30/7/2023).

Pembangunan SLC yang mengunakan anggaran sebesar Rp 20 milyar yang didalamnya terdapat bangunan sekolah, Rusunawa dan laboratorium.
Mantan Anggota DPRD RI yang juga Ketua Panitia Usaha Dana Pembangunan SLC GPM Michael Wattimena, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Menteri Investasi, Menteri PUPR RI yang telah memberikan perpuluhan untuk pembangunan SLC GPM maupun
Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM yang telah mempercayai dirinya dan beberapa anggota panitia di Jakarta dalam rangka membantu menggalang dana bagi pembangunan SLC GPM.
”Selaku ketua panitia saya ucapkan terima kasih kepada bapak menteri Investasi dan PUPR RI serta MPH Sinode GPM, atas kepercayaan yang diberikan sehingga, peletakan batu penjuru boleh terlaksana secara baik oleh bapak Menteri Investasi,” ungkapnya kepada wartawan di Ambon, Senin (31/7/2023).
Kehadiran Menteri Investasi/Kepala BKPM RI yang juga alumni Yayasan Pendidikan Persekolahan Kristen (YPPK) di Kota Ambon telah memberikan sumbangan berupa gedung laboratorium bagi SLC GPM.
“Ketika peletakan batu pertama, beliau sampaikan bahwa, bantuan yang diberikan sebagai bentuk perpuluhan dari beliau selaku alumni YPPK kepada almamater,” terangnya.
Ketua Panitia Usaha Dana yang sering disapa BMW mengatakan, sebelum peletakan batu penjuru SLC GPM dilaksanakan di Kota Ambon, sebelumnya Ketua MPH Sinode GPM, Sekum MPH Sinode GPM, Panitia SLC dan panitia penggalangan dana melakukan pertemuan bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Senin 29 Mei 2023 lalu.
“Ketika itu saya hubungi beliau, Minggu 28 Mei 2023, beliau sampaikan kita bertemu di kantor, besoknya Senin 29 Mei 2023, dimana saat itu, Pak Menteri tidak tahu maksud kedatangan kami. Namun, ketika kami sampaikan maksud kedatangan kami untuk membangun asrama atau rusunawa, Pak Menteri langsung menghadirkan Dirjen Perumahan,” jelasnya.
Selain itu, Ketua MPH Sinode GPM, Sekum MPH Sinode GPM, Panitia SLC dan panitia penggalangan dana bertemu Menteri Bahlil, 4 April 2023 lalu.
“Semua yang kami rencanakan dapat berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan Ketua MPH Sinode GPM, Sekum MPH Sinode GPM, Panitia SLC dan panitia penggalangan dana,” ujarnya.
Pada saat panitia dipanggil dan ketika Dirjen Perumahan datang dan belum duduk, lanjut BMW, Menteri tanya kepada pak Dirjen Perumahan, apakah ada alokasi anggaran untuk Rusunawa.
“Jadi pembangunan Rusunawa dibangun di SLC bukan anggaran 2024, tapi alokasi anggaran 2023. Ini luar biasa, kami juga sampaikan terima kasih kepada Pak Menteri PUPR yang merespon sangat baik terhadap kehadiran kita,” paparnya.
Dia menambahkan, semua yang dilakukan di Jakarta atas campur tangan Tuhan, pembangunan SLC bisa dibangun 2023 ini.
“Biasanya, kalau alokasi anggaran disetujui melalui tahapan dari bawah kalau lewat Musrembang. Tapi, karena campur tangan dan anugerah Tuhan, meski alokasi anggaran sudah berjalan, tapi kita masih dapat dana. Makanya kita ucapkan terima kasih sekali lagi kepada Pak Bahlil dan Pak Basuki,” tandanya.
Itulah yang kami lakukan dalam beraudensi dengan menteri dalam kondisi mereka yang sangat sibuk, itu yang kita lihat dimana, ada Presiden disitu ada Menteri Investasi dan Menteri PUPR.
“Walaupun dalam kesibukan dapat menerima dan bertatap muka dalam membantu pembangunan SLC GPM,” akuinya. ( BN Norina)







