Warga Nania Resah, Kotoran Septitenk Komunal Meluap Saat Hujan.

IMG 20230728 WA0067
Ambon, BedahNusantara.com
Proyek Pembuatan Septitenk Komunal oleh Pemerintah Kota Ambon di Desa Nania Kecamatan Teluk Ambon Baguala yang bertujuan untuk menata lingkungan dan sanitasi agar lebih baik terhindar dari pencemaran justru menjadi wabah baru bagi masyarakat setempat.

Bagaimana tidak akibat pembuatan spetitenk komunal yang terkesan asal asalan membuat kotoran meluap ke pemukiman warga terutama saat musim penghujan.

“Kalau musim hujan apalagi saat genangan air tinggi kotorannya keluar ke pemukiman. Akibatnya bau tidak sedap tercium, bahkan warga tidak bisa makan, ” ungkap Kepala Desa Nania, La Ana kepada media ini di ruang kerjanya Rabu, (28/07/2023)
Dia jelaskan, lokasi septitenk komunal yang berada di RT.005/01 sudah sangat meresahkan warganya. Sebab kotoran yang keluar bukan saja dari tempat penampungan, tetapi juga keluar lewat saluran pipa dari rumah warga ke tempat penampungan.
“Mereka menggunakan pipa sangat kecil, kemungkinan pipa 3 inci, seharusnya gunakan ukuran pipa yang lebih besar dong,” kata La Ana.

Ditambahkan, saat ini Desa Nania sementara menata tentang kebersihan lingkungan, pola hidup bersih sebagai bentuk dari implikasi kelanjutan penanganan stunting dan gizi buruk d Desanya.

“Saat ini untuk stunting kami nol kasus dan gizi buruk, tetapi kalo kondisi yang berada di RT.005/01 tidak cepat ditangani, maka tidak menutup kemungkinan kami akan diperhadapkan dengan wabah penyakit baru lagi, ” cetus dia.
Menurut Kades Nania, kondisi ini telah dilaporkan berulang kali ke Pemerintah Kota Ambon, namun sampai sejauh ini belum mendapat respon. Dirinya berharap agar permasalahan tersebut secepatnya dapat disikapi dengan baik oleh pemerintah.

Secara terpisah Kepala Dinas PU/PR Kota Ambon, Meli Latuihamallo, ST.MT Kamis, (29/07/2023) yang dikonfirmasi di Balai Kota Ambon mengatakan bahwa dirinya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Saya akan menghubungi Kepala Desa Nania dan akan memerintahkan Staf saya untuk melihat kondisi yang ada. Kalau perlu segera diperbaiki apabila kondisinya sudah sangat meresahkan warga,” kata dia.

Dijelaskan bahwa pekerjaan Septitenk komunal itu awalnya bukan dikerjakan oleh Dinas PU/PR, namun saat ini yang berkaitan dengan sanitasi kewenangannya menjadi tanggungjawab Dinas PU/PR otomatis akan segera ditindaklanjuti. (BN-Patrick)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan