Ambon,Bedahnusantara.Com-Penanganan Stunting di Desa Negeri Lama, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon pada tahun ini sudah mengalami perbaikan, dimana awalnya sesuai data yang dipaparkan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon dimana terdapat 30 padahal setelah dikonfirmasi berulang kali hanya terdapat 3 kasus stunting di desa tersebut.
Namun dengan upaya dan kerja keras telah mengalami pengurangan 1 kasus sehingga kini tertinggal 2 kasus.
Kepala Desa Negeri Lama, Otniel W H Maitimu yang ditemui media ini di ruang kerjanya Rabu, (26/07/2023) menjelaskan, program desa tentang percepatan penurunan stunting sesuai dengan Keppres Nomor 72 Tahun 2021, termasuk didalamnya penggunaan Anggaran Dana Desa.
Maitimu menambahkan, sesuai dengan Rekomendasi yang dihasilkan lewat rembuk stunting, telah dilaksanakan beberapa program diantaranya, pemberian makanan tambahan, penataan sanitasi, rumah layak huni dan penyediaan air bersih.
“Bahkan kami sudah membuat Tim Percepatan Penanganan Stunting yang bekerja sama dengan Tim PKK Desa”, ucap Maitimu.
Dijelaskan strategi pemberian makanan tambahan dimana Tim PKK bekerjasama dengan Tim Pemberian Makanan Tambahan (TPMT) terjun langsung untuk menyuplai makanan tambahan dan monitoring secara langsung oleh tim.
“Hal ini berkaitan dengan perilaku pola hidup masyarakat. Karena sering ditemui ada masyarakat ketika diberikan makanan tambahan hanya sebagian diberikan kepada anak penderita stunting sisanya tidak diberikan tapi dikonsumsi oleh keluarga, contohnya seperti pemberian susu itu terkadang orang tua ikut mengkonsumsinya, padahal susu itu diberikan buat anaknya, ” jelasnya.
Berkaitan dengan itu, dirinya memberikan instruksi kepada Tim Percepatan Penanganan Stunting untuk mengawasi secara intens selama proses pemberian makanan tambahan, tentunya didampingi juga oleh kader- kader posyandu di Desa.
Selain itu, intervensi program penanganan menurut Maitimu, tidak terfokus saja pada penanganan tetapi juga diarahkan pada pencegahan, terutama yang mengarah pada pra nikah, maupun edukasi kepada kaula muda dan juga perilaku pola hidup bersih untuk menjaga kelestarian lingkungan yang bersih dan nyaman.
“Dengan berbagai intervensi program ini, kami sangat yakin angka stunting di Desa Negeri Lama pada akhir Tahun 2023 akan berada di angka nol. Tentunya mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat terutama Tim Percepatan Penanganan Stunting, Tim PKK, kader-kader posyandu maupun semua unsur yang ada didalamnya,” ucap Maitimu.
Ditambahkan semua program yang dijalankan ansi menggunakan Dana Desa, dan sampai sejauh ini belum ada sentuhan anggaran dari Pemerintah Daerah. (BN-Patrick)






