![]() |
| Jalan Lingkar Seri-Hukurilla |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Penutupan jalan warga Dusun Seri, Negeri Urimessing terhadap kenderaan proyek pembangunan jalan lingkar pesisir Seri-Hukurilla beberapa waktu lalu, menjadi warning bagi warga Dusun Mahia, Desa Urimessing.
Untuk itu, warga meminta Pemerintah Kota Ambon melalui dinas terkait segera sosialisasi dengan warga agar tidak menjadi polemik di kemudian hari.
“Kami kuatir masyrakat awam tidak mengetahui dengan jelas siapa nanti yang bertanggung jawab dengan pembayaran ganti rugi tanamam atau fasilitas lain. Kami kuatir terjadi sesuatu siapa yang bertanggung?” ungkap Moce de Fretes, salah satu tokoh masyarakat Dusun Mahia kepada wartawan di Kantor DPRD Kota, Belakang Soya Senin, (18/06).
Menurutnya, informasi saat ini pekerjaan dimaksud sudah memasuki kilometer ke-6 namun ganti rugi tanaman baru 1 kilometer di Dusun Seri, kiranya segera diselesaikan agar tidak lagi menimbulkan masalah dikemudian hari, apalagi pekerjaan sekarang sudah memasuki Dusun Mahia.
“Berkaitan dengan proses lanjut ini semestinya ada evaluasi dan sosialisasi yang sangat menyentuh kepada masyrakat. Sampai sejauh ini belum ada sosialisasi dalam bentuk apapun kepada masyarakat Mahia,” ungkap dia.
Dirinya menegaskan sebagai warga mereka sangat mendukung sekali program pemerintah bukan menjadi sandungan, namun yang diharapkan harus ada kejelasan informasi agar tidak saling menyalahkan ketika timbul masalah.
“Ada tegakan-tegakan baru dari masyarakat, mereka tidak mau menjadi penghalang bagi program pemerintah dan siap membongkar lahan baru untuk pekerjaan selanjutnya. Untuk itu pihak terkait secepatnya menjelaskannya, supaya masyarakat bisa memahaminya,”
Untuk itu, de Fretes berharapa agar ada desakan juga dari DPRD Kota Ambon mendorong pemerintah menindaklanjutinya.(BN-05)
